Bulan mengalami penyusutan berkelanjutan yang memicu aktivitas tektonik, termasuk gempa di permukaannya. Temuan ini berpotensi berdampak signifikan pada eksplorasi Bulan di masa depan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Studi yang dipublikasikan di The Planetary Science Journal menyoroti bukti-bukti aktivitas tektonik melalui pemetaan global, memperlihatkan bagaimana Bulan dapat terpengaruh oleh proses ini.
Perbedaan Antara Gempa Bulan dan Gempa Bumi
Baik Bumi maupun Bulan memiliki aktivitas tektonik, namun cara keduanya beroperasi berbeda. Kerak Bumi terbagi menjadi lempeng-lempeng yang saling bergerak, menciptakan fitur geologis seperti pegunungan dan palung laut.
Sementara itu, Bulan tidak memiliki sistem lempeng seperti Bumi, sehingga aktivitas tektonik terpusat pada kerak tunggalnya. Ini menyebabkan pembentukan permukaan yang khas, seperti lobate scarps, yang terbentuk akibat kompresi kerak.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Penyusutan Bulan dan Aktivitas Tektoniknya
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Tom Watters pada tahun 2010, Bulan menunjukkan tanda-tanda penyusutan secara bertahap. Proses pendinginan interior Bulan menghasilkan pengerutan permukaan, yang menciptakan gaya kompresi dan membentuk tebing berlekuk.
Punggung laut kecil (SMRs) yang baru diidentifikasi menjadi bagian dari bukti aktivitas tektonik Bulan. SMRs ini merupakan hasil kompresi dan tersebar di lunar maria.
Dampak terhadap Misi Eksplorasi Bulan
Aktivitas tektonik yang terdeteksi mempengaruhi misi eksplorasi Bulan di masa mendatang. Penelitian terkait SMRs menunjukkan potensi terjadinya gempa di area di mana tebing-tebing ini ditemukan.
Memperluas peta sumber gempa Bulan memberikan ilmuwan peluang untuk mempelajari lebih dalam tentang interior Bulan dan tingkah lakunya. Namun, ada risiko seismik yang harus dipertimbangkan bagi para astronaut yang menjelajahi permukaan Bulan.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: