Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 12:08 WIB

Menteri Agama Laporkan Penerimaan Fasilitas Jet Pribadi ke KPK

Author

Menteri Agama Laporkan Penerimaan Fasilitas Jet Pribadi ke KPK

Menteri Agama Nasaruddin Umar telah melaporkan penerimaan jet pribadi dari politikus Oesman Sapta Odang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menjelaskan bahwa penggunaan pesawat tersebut diperlukan untuk menghadiri Sidang Isbat di Jakarta setelah kunjungan ke Makassar.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Setelah melaporkan, Nasaruddin menyatakan bahwa pengadaan jet pribadi adalah langkah terpaksa demi memenuhi kebutuhan tugas. Ia menegaskan pentingnya keterbukaan mengenai dugaan gratifikasi yang menyertai penerimaan fasilitas ini.

Laporan ke KPK dan Penjelasan mengenai Penggunaan Jet Pribadi

Setelah melaporkan penerimaan fasilitas jet pribadi, Nasaruddin menyampaikan bahwa kondisi mendesak mengharuskannya menggunakan pesawat tersebut. 'Dan kali ini saya datang lagi, ya untuk menyampaikan tentang terkait dengan kemarin, kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan ya,... karena jam 11 malam kan enggak mungkin ada pesawat lagi ke sana,' ujarnya, memberikan konteks lebih lanjut mengenai keputusan tersebut.

Nasaruddin menegaskan bahwa laporan ke KPK berjalan tanpa kendala. 'Ya kita sampaikan apa adanya, iya (pesawat jet pribadi),' tegasnya mengenai transparansi terhadap penerimaan fasilitas yang mungkin menimbulkan persepsi negatif.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa ia selalu berkonsultasi dengan KPK untuk memastikan semua tindakan sesuai dengan peraturan yang ada. 'Saya rajin konsultasi untuk hal-hal yang meragukan, saya tanya ke KPK,' jelasnya.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Klarifikasi dari Kementerian Agama

Kementerian Agama memberikan penjelasan yang lebih jelas mengenai penggunaan jet pribadi oleh Nasaruddin saat kunjungannya ke Sulawesi Selatan. Thobib Al Asyhar, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, mengungkapkan bahwa Oesman Sapta Odang menginisiasi penyediaan fasilitas tersebut untuk menghormati undangan peresmian Gedung Balai Sarkiah.

'Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag,' ujar Thobib, menekankan bahwa jet pribadi difasilitasi untuk efisiensi waktu dalam perjalanan.

Ia menambahkan bahwa seluruh moda transportasi selama kunjungan ini disiapkan oleh penyelenggara, untuk menciptakan aksesibilitas yang lebih baik bagi menteri yang memiliki banyak agenda.

Respons Publik dan Dampak Etis

Penggunaan pesawat jet pribadi oleh Nasaruddin Umar telah memicu perdebatan di media sosial mengenai etika pejabat publik. Diskusi di platform X menjadi ramai, mempertanyakan isu transparansi dan potensi benturan kepentingan dari penggunaan fasilitas tersebut.

Di tengah berbagai pendapat, Nasaruddin berharap pengalamannya bisa menjadi pembelajaran positif bagi seluruh penyelenggara negara. 'Saya ingin menjadi contoh ya terhadap para bawahan kami,' ungkapnya, menyerukan agar dugaan gratifikasi dilaporkan secara tepat waktu.

Kementerian Agama sendiri menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat meskipun dalam jadwal yang sangat padat. Gedung Balai Sarkiah yang baru diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial di area tersebut.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU