Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 23:35 WIB

Lebaran 2026: Tiket Kereta Api Terjual Ludes Sebelum Hari H

Author

Lebaran 2026: Tiket Kereta Api Terjual Ludes Sebelum Hari H

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa sebanyak 1.583.635 tiket Angkutan Lebaran 2026 telah terjual hingga 21 Februari 2026. Tiket ini akan berlaku untuk periode keberangkatan antara 11 Maret hingga 1 April 2026.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dengan total 3.872.810 tempat duduk yang disediakan, tingkat okupansi sementara kini mencapai 40,87 persen, memberikan masyarakat banyak pilihan jadwal dan rute perjalanan.

Penjualan Tiket dan Rekomendasi Perjalanan

Tangkapan data dari VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menunjukkan bahwa penjualan tertinggi tercatat pada 23 Maret dengan 114.113 pelanggan. Dia mengungkapkan bahwa diikuti oleh penjualan pada 24 Maret sebanyak 112.758 pelanggan dan 19 Maret yang mencatat 104.808 pelanggan.

Anne mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari untuk memperoleh jadwal sesuai kebutuhan. Dia juga menjelaskan, 'Pada periode 14 hingga 29 Maret 2026, terdapat insentif tarif sebesar 30 persen untuk menarik lebih banyak pelanggan.'

Dia menyarankan agar pelanggan mempertimbangkan alternatif keberangkatan jika tanggal pilihan sudah padat. Dengan mengikuti saran tersebut, perjalanan diharapkan bisa lebih nyaman dan terencana.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Minat Perjalanan dan Rute Populer

KAI mencatat bahwa minat perjalanan terbesar untuk Lebaran 2026 terjadi pada relasi jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatra. Rute-rute ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mudik.

Sepuluh kereta api dengan jumlah pelanggan terbanyak hingga 21 Februari 2026 mencerminkan tren ini, di mana KA Airlangga mendapatkan 60.325 pelanggan, diikuti oleh KA Serayu dengan 49.365 pelanggan.

Rute lainnya yang juga populer termasuk KA Bengawan, KA Sri Tanjung, dan KA Kahuripan, yang semua mencatat penjualan signifikan, menandakan tingginya permintaan untuk perjalanan kereta api pada periode tersebut.

Tanggapan dari KAI dan Pengelolaan Layanan

KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket dan berupaya meningkatkan layanan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Anne Purba menyatakan, 'Kami berkomitmen untuk membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman dan efisien.'

Pihak KAI berencana untuk menambah jumlah perjalanan pada relasi tertentu yang menunjukkan tingkat okupansi tinggi. Tambahan ini bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan dan mengurangi kepadatan yang mungkin terjadi saat mudik.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perjalanan selama periode Lebaran bisa berlangsung lancar tanpa kendala yang berarti.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU