Seorang penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bernama DS baru-baru ini menjadi perbincangan hangat setelah pernyataannya viral di media sosial.
Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam klarifikasi yang ia unggah melalui Instagram, DS menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa ucapannya tak bermaksud merendahkan identitas Warga Negara Indonesia.
Permintaan Maaf DS
Permohonan maaf DS disampaikan pada Jumat, 20 Februari 2026, melalui unggahan di akun Instagramnya. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa kalimat yang diucapkan 'kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia.'
DS juga menyatakan, 'Apa pun latar belakang emosi yang melatarinya, dampak dari pernyataan tersebut tetap menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya.' Di tengah suasana bulan Ramadan, ia berharap untuk dapat berkontribusi lebih baik untuk Indonesia di masa mendatang.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Respon Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
LPDP merespons kontroversi ini dengan penyesalan yang cukup mendalam. Mereka menyatakan, 'Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa.'
LPDP menambahkan bahwa semua penerima beasiswa dan alumni memiliki kewajiban untuk berkontribusi pada pembangunan Indonesia selama periode dua kali masa studi ditambah satu tahun, sehingga dalam kasus DS, kewajiban itu menjadi lima tahun.
Status dan Kewajiban DS
LPDP memastikan bahwa DS telah memenuhi kewajiban studinya dengan menyelesaikan pendidikan pada 31 Agustus 2017. Mereka menyatakan, 'Saudari DS telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan.'
Meskipun begitu, LPDP tetap berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan DS mengenai pentingnya kontribusi penerima beasiswa bagi negara. Penyampaian ini menjadi pengingat bahwa masyarakat mengharapkan agar semua penerima beasiswa dapat menjalankan tanggung jawab kebangsaan mereka.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: