Patrick Kluivert, mantan pelatih Timnas Indonesia, mengenang momen berkesan selama masa kepelatihan di tim Garuda.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Walaupun hasilnya tidak sesuai harapan, Kluivert mengakui kedalaman cinta masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.
Perjalanan dan Tantangan sebagai Pelatih
Patrick Kluivert mengambil alih kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025, menggantikan Shin Tae-yong.
Ia memimpin skuad dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, menghadapi berbagai tantangan sebelum tim berhenti di Ronde 4.
Kegagalan ini datang di tengah tekanan yang berat dari penggemar dan media, meski Kluivert mencoba menerapkan pendekatan baru.
Keputusan untuk mengakhiri kontrak Kluivert diambil setelah pengelolaan tim melakukan evaluasi hasil yang tidak sesuai harapan.
Kagumnya Terhadap Suporter Indonesia
Kluivert menyampaikan bahwa pengalamannya di Indonesia sungguh luar biasa, menyoroti antusiasme penggemar yang mendalam.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
"Sungguh fantastis. Saya belum pernah bekerja dalam kegilaan seperti ini," ungkapnya mengenai interaksinya dengan suporter.
Ia mencatat semangat rakyat Indonesia yang sangat terikat dengan sepak bola, dengan sekitar tiga ratus juta orang terpesona akan olahraga ini.
Kendati hasil tidak memuaskan, Kluivert merasa bangga dapat melatih di negara dengan kecintaan yang seperti ini.
Harapan dan Aspirasi Masa Depan
Walaupun telah berpisah dari Timnas, Kluivert menunjukkan keinginan untuk terus berkarier sebagai pelatih.
"Saya ingin sekali melanjutkan, tetapi itu tidak memungkinkan," jelasnya tentang aspirasi yang masih ada dalam dirinya.
Keputusan perpisahan diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, namun pengalaman yang didapat tetap berarti bagi Kluivert.
Ia diharapkan dapat melanjutkan kariernya, menyebarkan wawasan dan pengalaman berharga dari masa jabatannya di Indonesia.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: