Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 21:30 WIB

BMW Luncurkan Recall Global untuk 575 Ribu Mobil akibat Risiko Kebakaran

Author

BMW Luncurkan Recall Global untuk 575 Ribu Mobil akibat Risiko Kebakaran

BMW baru saja mengumumkan recall untuk sekitar 575 ribu unit mobil di seluruh dunia karena adanya risiko kebakaran yang berkaitan dengan sistem starter. Ini merupakan langkah penting, meski isu ini tidak sepopuler masalah pada baterai atau sistem bahan bakar.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Masalah ini berakar dari kesalahan produksi pada komponen magnetic switch di starter motor, yang dapat berujung pada situasi berbahaya jika tidak ditangani segera. Proses recall ini akan dilakukan berdasarkan nomor identifikasi kendaraan (VIN), sehingga tidak semua kendaraan dari model terkait akan terdampak.

Detail Masalah pada Sistem Starter

BMW telah mengidentifikasi adanya kesalahan produksi pada komponen magnetic switch di bagian starter motor. Dalam kondisi tertentu, terutama pada kendaraan yang sering dinyalakan, komponen ini dapat mengalami keausan yang berlebihan.

Gejala awal yang muncul biasanya cukup ringan, seperti sulitnya mesin dalam dinyalakan atau bahkan gagal start. Namun, dalam kondisi ekstrem, abrasi logam di dalam magnetic switch berpotensi menyebabkan hubungan arus pendek.

Korsleting ini dapat menciptakan panas di area starter, dan dalam beberapa situasi, bisa berkembang menjadi risiko kebakaran, bahkan saat kendaraan sedang beroperasi.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Model Mobil yang Terkena Recall

Recall ini mencakup sejumlah model BMW populer, seperti 2 Series, 3 Series, 4 Series, hingga X5. Model Z4 juga tercatat dalam daftar terdampak, yang berpotensi memengaruhi Toyota Supra generasi terbaru karena kesamaan pada basis teknis.

Model-model yang terlibat memiliki komponen starter yang diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022, meskipun ada kemungkinan komponen tersebut dipasang setelah periode tersebut. Hal ini memberikan pertanyaan terkait pemantauan kualitas komponen yang telah berada di pasaran.

Sebagai bagian dari proses recall, BMW berkomitmen untuk mengganti unit starter pada kendaraan yang teridentifikasi bermasalah dan melakukan pemeriksaan sistem secara menyeluruh.

Saran dan Prosedur Bagi Pemilik Kendaraan

BMW menyarankan pemilik kendaraan yang terkena recall untuk tidak membiarkan mobil menyala tanpa pengawasan, terutama setelah menggunakan fitur remote start. Ini merupakan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kebakaran jika terjadi overheating pada sistem starter.

Selain penggantian komponen starter, dalam beberapa kasus, baterai kendaraan juga mungkin diganti jika terdapat indikasi kerusakan akibat panas berlebih. Proses perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua jam di bengkel resmi BMW.

Pemilik BMW disarankan untuk mengecek nomor rangka kendaraan mereka melalui saluran resmi dan menjadwalkan kunjungan ke dealer jika terindikasi terdampak. Proses recall adalah langkah mitigasi yang penting untuk memastikan keselamatan pengguna.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU