Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:18 WIB

Harga Minyakita dan Telur Ayam Masih Tinggi Jelang Ramadan

Author

Harga Minyakita dan Telur Ayam Masih Tinggi Jelang Ramadan

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengonfirmasi bahwa harga sejumlah komoditas, termasuk Minyakita dan telur ayam, masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang bulan Ramadan.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Dari data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga Minyakita saat ini tercatat Rp 16.020 per liter, melebihi HET yang ditetapkan sebesar Rp 15.700.

Tingginya Harga Minyakita

Menteri Budi Santoso menjelaskan bahwa harga Minyakita saat ini terpantau pada level Rp 16.020 per liter, sedikit di atas HET yang ditetapkan.

Dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Budi mengungkapkan, 'Ada memang yang di atas HET, misalnya Minyakita. Nah, Minyakita hari ini harganya Rp 16.020, HET-nya kan Rp 15.700.'

Ia juga menyatakan bahwa sebelum terbitnya peraturan baru, harga Minyakita rata-rata ada di angka Rp 16.800.

Budi menambahkan, kendala dalam penurunan harga Minyakita salah satunya disebabkan distribusi yang masih berlangsung dari produsen ke Badan Usaha Milik Negara.

Kondisi Harga Telur Ayam

Beralih ke komoditas lainnya, harga telur ayam saat ini berada pada level Rp 30.750 per kilogram, jauh di atas HET yang ditentukan Rp 30.000.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR

Menurut Budi, meskipun ada kenaikan, harga komoditas pangan lainnya masih dianggap stabil dan di bawah harga acuan.

Sebagai contoh, harga daging sapi rata-rata nasional tercatat Rp 133.618 per kilogram, yang masih di bawah HET sebesar Rp 140.000.

Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan harga antara berbagai jenis komoditas yang perlu diperhatikan lebih lanjut.

Transparansi Data Harga

Kementerian Perdagangan menegaskan pentingnya transparansi data harga bagi publik, yang dapat diakses melalui sistem SP2KP.

Budi menekankan bahwa sistem ini memungkinkan masyarakat dan media untuk memantau harga dengan lebih baik.

'Yang lain-lain bagus. Misalnya daging sapi, ini rata-rata nasional Rp 133.618. Harga acuannya atau harga eceran tertingginya itu Rp 140.000,' jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk bawang putih, harga rata-rata nasional saat ini adalah Rp 36.875, sementara HET ditetapkan di Rp 38.000.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU