Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 14:42 WIB

Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan, Ajak Umat Bijaksana Hadapi Perbedaan

Author

Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan, Ajak Umat Bijaksana Hadapi Perbedaan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir, mendorong umat Islam agar tidak saling menyalahkan atas perbedaan penentuan tersebut.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Dalam keterangannya, Haedar menekankan pentingnya menghadapi perbedaan dengan bijak, sebagai upaya untuk menjaga perdamaian menjelang bulan suci yang mengedepankan ketakwaan.

Pentingnya Ketakwaan dan Kebijaksanaan dalam Ibadah

Haedar Nashir mengungkapkan bahwa perbedaan dalam penentuan awal Ramadan harus dipahami sebagai ruang ijtihad. Ia menegaskan, tidak ada pihak yang bisa diklaim paling benar dalam menentukan awal puasa.

Harapan Haedar adalah agar seluruh umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan penuh kedamaian. Ia menekankan bahwa puasa lebih dari sekedar menahan lapar, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas spiritual dan sosial individu.

Dengan sikap bijaksana dalam menghadapi perbedaan, dapat diharapkan terciptanya kedamaian di tengah masyarakat yang beragam, terutama saat memasuki bulan suci Ramadan.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Penetapan Awal Ramadan oleh Muhammadiyah

Penetapan awal Ramadan oleh Muhammadiyah berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, yang ditetapkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Melalui maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025, 1 Ramadan dipastikan jatuh pada 18 Februari 2026.

Umat Muslim yang mengikuti Muhammadiyah akan mulai berpuasa pada tanggal yang telah ditetapkan. Selain itu, Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini merupakan pedoman penting bagi umat dalam melaksanakan ibadah selama bulan Ramadan, menyelaraskan semua langkah dalam melaksanakan perintah agama.

Sidang Isbat Pemerintah untuk Menentukan Awal Ramadan

Pemerintah Republik Indonesia juga berencana menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah. Sidang ini akan diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Februari 2026.

Tujuan dari sidang isbat ini adalah untuk memperkuat kesatuan dan menjelaskan penetapan hari-hari besar bagi umat Islam. Hasil dari sidang ini nantinya akan diumumkan dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada pukul 19.05 WIB.

Kementerian Agama berkomitmen untuk menyiarkan sidang isbat ini secara langsung melalui kanal YouTube Bimas Islam TV dan Kemenag, memungkinkan umat untuk menyaksikan proses penetapan dengan transparan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU