Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 18:25 WIB

Nestlé Tarik Produk Milo di Singapura Setelah Temuan Cemaran Potensial

Author

Nestlé Tarik Produk Milo di Singapura Setelah Temuan Cemaran Potensial

Dua jenis produk Nestlé Milo Snack Bar ditarik dari pasaran di Singapura setelah terdeteksi potensi cemaran karet dalam produk tersebut.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Langkah ini diambil oleh Badan Pangan Singapura (SFA) sebagai tindakan pencegahan demi menjaga keamanan konsumen.

Rincian Penarikan Produk

Produk yang ditarik adalah Nestlé Milo Snack Bar (Original) dan Nestlé Milo Snack Bar (Dipped), yang diproduksi di Australia.

Kedua produk ini memiliki tanggal kedaluwarsa yang sama, yaitu 31 Agustus 2026, dan saat ini proses penarikan masih berlangsung.

SFA telah menerima laporan dari Nestlé Singapura berkaitan dengan penarikan yang dilakukan secara sukarela ini.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Imbauan Keamanan untuk Konsumen

SFA mengimbau konsumen yang telah membeli produk dengan nomor batch terkait untuk tidak mengonsumsinya demi kesehatan mereka.

Dalam pernyataan resmi, SFA menambahkan, 'Konsumen yang sudah mengonsumsi dan memiliki kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya disarankan untuk segera mencari nasihat medis.'

Konsumen juga dianjurkan untuk menghubungi tempat pembelian masing-masing untuk pertanyaan lebih lanjut atau untuk proses pengembalian produk.

Regulasi dan Komitmen Keamanan Pangan

Sesuai dengan Sale of Food Act, produk yang diketahui tidak aman untuk dikonsumsi tidak boleh dijual kepada masyarakat.

Penarikan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan pangan di pasar, menunjukkan komitmen SFA dalam melindungi konsumen dari risiko akibat makanan yang tidak aman.

Insiden ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran konsumen mengenai produk yang mereka konsumsi.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU