Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 15:35 WIB

Hati-hati, Missed Call dari Nomor Asing Bisa Menjerat Anda

Author

Hati-hati, Missed Call dari Nomor Asing Bisa Menjerat Anda

Masalah penipuan melalui telepon semakin meresahkan di tengah kemajuan teknologi komunikasi. Masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menelpon balik nomor-nomor yang tidak dikenal, apalagi yang berasal dari luar negeri.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Penipuan ini sering kali memanfaatkan rasa penasaran calon korban, yang berpotensi menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi mereka.

Modus Penipuan Lewat Missed Call

Penipuan lewat missed call biasanya dilakukan oleh pelaku yang menggunakan nomor asing. Metode ini mirip dengan penipuan wanagiri yang pernah viral di Indonesia pada tahun 2018.

Pelaku menciptakan rasa penasaran dengan melakukan panggilan yang tidak terjawab, sehingga korban merasa perlu untuk menelepon kembali. Jika itu terjadi, mereka dapat terjebak dalam perangkap yang mengakibatkan saldo pulsa terpotong akibat panggilan internasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan bahwa panggilan internasional sering dikenakan tarif ekstra, tergantung pada layanan yang digunakan. Dengan demikian, seluruh biaya tersebut akan dinikmati oleh pelaku.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Cara Menghindari Penipuan Melalui Missed Call

Menurut Komdigi, salah satu langkah untuk menghindari penipuan adalah dengan selalu memeriksa nomor yang menghubungi. Terutama jika nomor tersebut menggunakan kode negara yang berbeda dari kode Indonesia yakni +62.

Masyarakat disarankan untuk lebih berhati-hati dan tidak langsung melakukan panggilan balik jika nomor yang masuk bukan dari kode Indonesia. "Bila nomor tersebut berasal dari internasional, lebih baik cek kembali, apakah nomor tersebut terasa familiar atau tidak," ungkap Kementerian.

Tidak hanya itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memanfaatkan mesin pencari untuk mencari informasi tentang pemilik nomor telepon yang tidak dikenal. Berbagai aplikasi juga tersedia untuk membantu melacak identitas pemilik nomor.

Peningkatan Kewaspadaan Masyarakat

Dengan meningkatnya jumlah kasus penipuan melalui panggilan telepon, kewaspadaan masyarakat menjadi sangat penting. Edukasi mengenai modus-modus penipuan perlu terus dilakukan agar angka kejahatan ini dapat ditekan.

Kementerian juga mendorong pengguna untuk aktif melaporkan nomor yang dicurigai sebagai penipuan kepada pihak berwenang. Ini bertujuan agar tindakan pencegahan dapat lebih mudah dilakukan dan penegakan hukum lebih efektif.

Informasi yang tepat dan pemahaman mengenai modus penipuan dapat membantu masyarakat terhindar dari kerugian yang tidak diinginkan.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU