Situs streaming anime ilegal, AnimePlay, telah resmi menghentikan operasionalnya mulai 10 Februari 2026. Penutupan ini diumumkan melalui media resmi dengan permintaan maaf kepada pengguna setianya.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Keputusan ini menjadi sorotan, karena AnimePlay dikenal sebagai platform terlengkap untuk streaming anime yang mudah diakses oleh banyak orang.
Alasan Penutupan AnimePlay
AnimePlay dikenal karena koleksi animenya yang beragam dan lengkap, tetapi kini tidak dapat diakses lagi. Dalam pernyataan resmi, mereka menyampaikan, "Kami menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna setia AnimePlay. Dengan berat hati, kami informasikan bahwa AnimePlay resmi berhenti beroperasi mulai hari ini (10 Februari)."
Keputusan ini muncul seiring dengan meningkatnya penegakan hukum terkait hak cipta di seluruh dunia. Sebelumnya, situs-situs pembajakan lainnya seperti Mangamura dan AnimeFenix juga telah ditutup akibat dari ketegangan hukum yang semakin ketat.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Reaksi dari Pengguna AnimePlay
Banyak pengguna yang merasa kehilangan dengan penutupan AnimePlay, mencerminkan pentingnya situs tersebut dalam komunitas penggemar anime. Salah seorang pengguna mengungkapkan, "Padahal cuma di sini yang semua season Gintama lengkap. APK lain gak lengkap, ada gak ya yang sebagus AnimePlay."
Sementara itu, komentar lain mengungkapkan, "Bukan masalah gak ada duit dan ada duit, tapi anime lawas itu lengkap di AP." Ini menunjukkan AnimePlay memiliki tempat spesial di hati penggemar sebagai sumber anime yang mudah diakses dan lengkap.
Dampak Penutupan dan Situasi Global Pembajakan
Penutupan AnimePlay adalah bagian dari upaya global dalam memberantas pembajakan di industri kreatif, khususnya anime dan manga. Laporan dari Badan Urusan Kebudayaan Jepang mencatat bahwa industri ini mengalami kerugian tahunan sekitar Rp 2,1 triliun akibat pembajakan.
Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat terus berupaya menanggulangi masalah pembajakan ini dengan melibatkan klaim hak cipta dari berbagai platform streaming resmi seperti Disney+, Crunchyroll, dan Netflix.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: