Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 18:16 WIB

Transformasi Ekonomi: Mengapa Ekonomi Sirkular Lebih Penting Saat Ini?

Author

Transformasi Ekonomi: Mengapa Ekonomi Sirkular Lebih Penting Saat Ini?

Perbandingan antara ekonomi linear dan ekonomi sirkular semakin mendalam di tengah kondisi krisis sumber daya yang saat ini melanda dunia.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Model linear, yang menghasilkan limbah besar dan bergantung pada eksploitasi bahan baku baru, kini dianggap tidak efisien.

Ekonomi Linear: Tantangan dan Batasan

Ekonomi linear adalah model produksi yang berjalannya dari pengambilan bahan baku, produksi, distribusi, hingga penggunaan dengan limbah akhir yang dibuang.

Model ini umumnya mengandalkan eksploitasi terhadap sumber daya alam yang berakibat pada berkurangnya cadangan sumber daya dan peningkatan limbah.

Krisis sumber daya yang kian mendesak memicu evaluasi terhadap efektivitas model linear, mengingat dampak lingkungan dan ekonomi yang semakin terasa.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Ekonomi Sirkular: Solusi Berkelanjutan

Ekonomi sirkular berfokus pada prinsip penggunaan kembali dan daur ulang material, menciptakan sistem tertutup yang minim limbah.

Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus menciptakan stabilitas ekonomi jangka panjang.

Sejumlah perusahaan dan negara telah mulai mengadopsi model ini dalam strategi keberlanjutan, menyadari berbagai manfaat yang ditawarkannya.

Kebutuhan akan Pergeseran Model Ekonomi

Analis percaya bahwa pergeseran menuju model sirkular bukanlah pilihan, melainkan suatu kebutuhan strategis untuk menghadapi tantangan lingkungan.

Migrasi ke ekonomi sirkular diharapkan dapat mewujudkan ekosistem yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Berbagai inisiatif global telah mulai mengimplementasikan prinsip ekonomi sirkular guna memastikan aksesibilitas sumber daya di masa mendatang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU