Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 11:36 WIB

Desa Cijayanti Bogor Terdampak Banjir, Puluhan Rumah Dihantam Arus Kuat

Author

Desa Cijayanti Bogor Terdampak Banjir, Puluhan Rumah Dihantam Arus Kuat

Banjir yang melanda Desa Cijayanti, Kabupaten Bogor pada Kamis, 12 Februari 2026, mempengaruhi puluhan rumah warga secara signifikan. Data menunjukkan setidaknya 73 rumah mengalami dampak, dengan beberapa terendam air dan lainnya mengalami kerusakan struktural.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, M. Adam Hamdani, merinci bahwa wilayah RT 01/01 menjadi yang paling parah dengan 21 rumah terendam, namun tanpa kerusakan. Seluruh kejadian ini menimbulkan kepanikan yang cukup meluas di kalangan warga.

Detail Dampak Banjir di Setiap Rukun Tetangga

Di RT 01/01 tercatat 21 rumah terendam tanpa kerusakan struktural. M. Adam Hamdani mengungkapkan, “Tidak ditemukan kerusakan bangunan di RT 01 yang terendam air.”

Sementara itu, kondisi serupa terjadi di RT 02/01 yang mengalami empat rumah terdampak genangan. Menurut Adam, “Genangan hanya bersifat sementara dan tidak merusak struktur rumah warga.”

Di RT 03/01, satu rumah mengalami kerusakan ringan akibat tembok dapur yang jebol, sementara sembilan rumah lainnya hanya terendam tanpa kerusakan berarti. Lebih jauh di RT 04/01, tiga rumah mengalami kerusakan kategori sedang.

Di RT 05/01, satu rumah mengalami kerusakan setelah tembok kamar jebol, namun 23 rumah lainnya hanya terendam. Adam menegaskan, “Sebagian besar rumah memang terendam, tetapi kerusakan bangunan tergolong terbatas.”

Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Pemulihan Pasca Banjir dan Evakuasi

Situasi di Desa Cijayanti, meski sempat menimbulkan kepanikan, kini dilaporkan berangsur pulih. Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Yogi Nugraha, menyatakan, “Situasi sudah aman dan terkendali, evakuasi serta pembersihan terus dilakukan.”

Proses pembersihan dilakukan secara kolaboratif antara warga dan aparat, menandakan adanya dukungan komunitas yang kuat dalam menghadapi bencana. Selain itu, laporan mengenai dampak serupa juga terjadi di Desa Bojong Koneng.

Seiring dengan tingginya curah hujan, anak sungai di daerah tersebut meluap. Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan, “Curah hujan tinggi membuat aliran kali kecil meluber hingga masuk ke permukiman.”

Dalam insiden ini, sebuah kendaraan roda empat sempat terseret oleh arus. Andi menambahkan, “Kendaraan roda empat yang terbawa arus sudah berhasil diamankan.”

Kewaspadaan Terhadap Potensi Banjir

Rekaman kejadian mobil yang hanyut di media sosial menggambarkan arus banjir yang deras mengalir di jalan perumahan. Andi menjelaskan posisi mobil yang membuatnya terseret ketika debit air meningkat.

Menurut BPBD, lokasi hanyutnya mobil berada di area perumahan yang dilintasi aliran kali kecil. “Mobil tersebut parkir di sekitar jalur aliran air sehingga terseret,” tutup Andi.

Peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan bagi warga terhadap potensi banjir saat hujan ekstrem mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya. Peningkatan kesadaran mengenai risiko bencana harus menjadi prioritas untuk mencegah dampak yang lebih parah di kemudian hari.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU