Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 15:04 WIB

Tragedi Penembakan di Papua, Awak Pesawat Smart Air Tewas Saat Melarikan Diri

Author

Tragedi Penembakan di Papua, Awak Pesawat Smart Air Tewas Saat Melarikan Diri

Dua anggota awak pesawat Smart Air, pilot dan kopilot, tewas dalam insiden penembakan di Bandara Korowai, Boven Digoel, Papua Selatan. Mereka tewas saat berusaha melarikan diri ke hutan setelah pesawat mereka diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana, mengonfirmasi bahwa 13 penumpang lainnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Pihak kepolisian saat ini tengah menyisir lokasi untuk mengungkap identitas pelaku penembakan.

Kronologi Insiden Penembakan

Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 13.00 WIT di Bandara Korowai, Distrik Yaniruma. Pesawat Smart Air yang baru mendarat dan membawa 13 penumpang diserang secara tiba-tiba.

Menurut Kapolres AKBP Wisnu Perdana, saat pesawat mendarat, pilot dan kopilot langsung berusaha melarikan diri ke hutan untuk menyelamatkan diri. Beruntung, semua penumpang lainnya dapat dievakuasi dengan selamat tanpa cedera.

Pihak kepolisian juga memberikan informasi mengenai kronologi kejadian untuk memastikan semua langkah evakuasi berjalan lancar. Penumpang merasa lega dapat keluar dari situasi berbahaya meskipun insiden mengerikan ini terjadi.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Respon Pihak Berwenang

Pihak kepolisian setempat segera merespons insiden tersebut dengan melakukan penyisiran lokasi kejadian. Kapolres Wisnu menekankan pentingnya pengumpulan bukti dan identifikasi pelaku penembakan.

Pada pukul 13.17 WIT, pihak berwenang menyampaikan kabar duka bahwa pilot dan kopilot dipastikan meninggal dunia akibat luka tembak. Hal ini menambah kesedihan bagi dunia penerbangan dan membuat masyarakat setempat berduka.

Kepolisian terus melakukan pencarian pelaku yang diindikasikan memiliki hubungan dengan kelompok informal di wilayah tersebut. Proses ini berlangsung dengan hati-hati untuk menghindari potensi ancaman lebih lanjut.

Dampak Sosial dan Keamanan di Papua

Insiden ini kembali menyoroti tantangan keamanan di provinsi Papua yang telah mengalami sejumlah insiden serupa sebelumnya. Pembunuhan brutal ini menambah daftar panjang masalah yang dihadapi penduduk lokal.

Kemenko Polkam berjanji untuk mengevaluasi kondisi keamanan di Papua dan merencanakan langkah-langkah strategis yang perlu diambil guna melindungi masyarakat dan pelaku usaha. Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi semua pihak.

Kejadian ini menjadi titik perhatian bagi pemerintah untuk meningkatkan keselamatan penerbangan dan keamanan publik. Masyarakat berharap tindakan nyata dapat diambil agar situasi seperti ini tidak terulang di masa depan.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU