Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:32 WIB

Polemik Anggaran Kapal Antara Menteri Keuangan dan Menteri Kelautan

Author

Polemik Anggaran Kapal Antara Menteri Keuangan dan Menteri Kelautan

Perselisihan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mencuat terkait anggaran untuk proyek pembangunan kapal. Purbaya mengaku telah memeriksa galangan kapal namun tidak menemukan adanya pemesanan.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Tanggapan Trenggono menegaskan bahwa dana untuk proyek tersebut sudah dicairkan, menimbulkan kebingungan antara kedua kementerian mengenai data dan proses yang terlibat.

Ketidaksesuaian Data Anggaran

Dalam keterangannya di Senayan, Purbaya menunjukkan kebingungan mengenai situasi pesanan kapal di galangan. Ia menyatakan, "Oh saya nggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak. Saya cuman cek kan ke galangan, ada nggak yang di-order? ya belum."

Purbaya menegaskan bahwa meskipun ada harapan terhadap dana pinjaman untuk pembangunan kapal, semua proses harus melalui Kementerian Keuangan terlebih dahulu. "Yang, yang betul Pak Trenggono mungkin saya datanya salah. Tapi sebagian katanya uangnya pinjaman," ujarnya.

Ketidaksesuaian informasi yang diterima menjadi isu sentral dalam perdebatan ini, membuat keduanya melontarkan pernyataan yang saling bertentangan.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Tanggapan Trenggono

Menteri Trenggono membalas pernyataan Purbaya dengan meminta kejelasan mengenai anggaran yang dikucurkan. Ia melalui unggahan Instagram menantang, "Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan."

Trenggono menekankan bahwa proyek pembangunan kapal ini berasal dari sumber dana luar negeri, khususnya dari Inggris. Ia menjelaskan bahwa dana ini merupakan bagian dari rencana pembangunan 1.500 kapal ikan di Indonesia.

Pernyataan Trenggono menunjukkan usaha untuk mempertahankan kredibilitas program yang dikerjakan, meskipun ada keraguan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan.

Fokus Pengembangan Kapal

Walau ketegangan antara keduanya meningkat, Purbaya tetap menyoroti pentingnya kesinambungan program pembuatan kapal yang direncanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia menegaskan, "Yang penting gini, ketika ada program tadi pembuatan kapal, cepat dilanjutkan ke bawah, itu aja."

Ia menekankan bahwa meskipun tidak ada pemesanan yang jelas, proyek tersebut memiliki dampak signifikan bagi industri galangan kapal di Indonesia.

Kedua menteri diharapkan dapat menemukan titik tengah agar proyek yang krusial ini tidak terhambat lebih lanjut.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU