Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 10:56 WIB

Pola Makan Mediterania: Kunci Kesehatan Jantung untuk Perempuan Menopause

Author

Pola Makan Mediterania: Kunci Kesehatan Jantung untuk Perempuan Menopause

Studi terbaru menunjukkan bahwa pola makan Mediterania dapat menurunkan risiko stroke pada perempuan, terutama yang sudah memasuki masa menopause.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Diet ini, yang kaya akan sayuran, buah-buahan, dan lemak sehat, dapat mengurangi risiko stroke hingga 18 persen.

Memahami Diet Mediterania

Diet Mediterania menekankan pada konsumsi sayur dan buah dalam jumlah tinggi, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama.

Pola makan ini juga membatasi konsumsi daging merah dan produk susu, serta memperbolehkan alkohol dalam jumlah moderat.

Diet ini dikenal akan kandungan serat, antioksidan, dan lemak sehat yang bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.

Dengan fokus pada makanan nabati, diet ini membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Hasil Temuan Penelitian

Penelitian yang melibatkan lebih dari 105 ribu perempuan menunjukkan bahwa penerapan diet Mediterania berhubungan langsung dengan penurunan risiko stroke.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Risiko stroke iskemik berkurang 16 persen dan stroke hemoragik hingga 25 persen, yang dianggap cukup signifikan.

Temuan ini mengejutkan, terutama karena faktor gaya hidup sebelumnya lebih sering dikaitkan dengan stroke iskemik daripada hemoragik.

Diet Mediterania juga mengurangi risiko berbagai penyakit lainnya, termasuk demensia, penyakit gusi, dan kanker payudara.

Relevansi bagi Perempuan yang Memasuki Menopause

Dr. Sophia Wang, penulis studi, menekankan bahwa temuan ini sangat relevan bagi perempuan yang memasuki masa menopause, di mana risiko stroke meningkat.

"Risiko stroke pada perempuan meningkat saat menopause dan setelahnya. Studi ini menunjukkan ada hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko itu," tuturnya.

Walaupun ada keterbatasan, seperti riwayat pola makan peserta, hasil ini mendukung bukti sebelumnya tentang manfaat gaya hidup sehat.

Menerapkan pola makan kaya nabati dapat menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU