Elon Musk, pendiri SpaceX, kini mengubah fokus perusahaannya ke proyek pembangunan kota di Bulan, yang dianggap lebih realistis dibandingkan ambisi kolonisasi Mars.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Dalam pernyataan yang diunggah di platform X, Musk menekankan bahwa menciptakan 'kota yang bisa tumbuh secara mandiri di Bulan' kini menjadi prioritas utama bagi SpaceX.
Perpindahan Fokus dari Mars ke Bulan
SpaceX kini memusatkan perhatian pada rencana pembangunan kota di Bulan, yang menurut Musk lebih mudah dicapai dibandingkan dengan target koloni di Mars.
Dalam unggahannya, Musk menyebutkan, "Prioritas utama adalah mengamankan masa depan peradaban dan Bulan bisa dicapai lebih cepat," menunjukkan keunggulan waktu perjalanan ke Bulan dibandingkan Mars.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis
Rencana dan Komitmen Masa Depan
Musk menjelaskan bahwa misi ke Mars hanya dapat dilakukan saat Bumi dan Mars sejajar setiap 26 bulan, yang menyebabkan waktu perjalanan yang lebih lama.
Walau fokus baru ini ditekankan, Musk tetap berkomitmen untuk membangun kota di Mars dalam kurun lima hingga tujuh tahun ke depan, meski ini berbeda dari timeline yang sebelumnya lebih optimis.
Dinamika Politik dan Tantangan Program Artemis
Perubahan fokus Musk tidak lepas dari perhatian publik di tengah dinamika politik dan kontroversi terkait misi Bulan NASA, yang ditargetkan untuk pendaratan manusia pada tahun 2028.
Musk, yang dikenal vokal mendukung kolonisasi Mars, juga berperan penting dalam proyek pembangunan wahana pendarat Bulan yang dikerjakan SpaceX dalam program Artemis, meskipun pengembangan Starship menghadapi berbagai tantangan.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: