Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 15:54 WIB

Kapolri Resmikan Rapat Pimpinan Polri 2026 untuk Dukung Rencana Kerja Pemerintah

Author

Kapolri Resmikan Rapat Pimpinan Polri 2026 untuk Dukung Rencana Kerja Pemerintah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2026. Dalam acara yang berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta Timur, Jenderal Sigit menggarisbawahi pentingnya peran Polri dalam mendukung rencana kerja pemerintah.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN

Sebanyak 272 personel Polri, termasuk Kapolda dari seluruh Indonesia, hadir dalam rapat ini. Fokus utama acara ini adalah mengkaji dan memastikan program-program pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik dan efektif.

Tema dan Tujuan Rapim Polri 2026

Rapim tahun ini mengusung tema 'Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026'. Dalam pembukaan, Jenderal Sigit menyatakan bahwa terdapat fokus yang harus dicapai Polri sejalan dengan rencana kerja pemerintah.

Ia menjelaskan, "Di dalam Rapim TNI-Polri, ada 18 arahan yang salah satunya ada beberapa yang menjadi tugas pokok Polri dan tentunya yang menjadi kerja pemerintah." Pengawasan terhadap anggaran negara dan stabilitas harga barang menjadi perhatian utama dalam rangka mendukung kinerja pemerintah.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik. Kesiapan Polri dalam mendukung rencana pemerintah menjadi salah satu fokus utama dalam rapat tersebut.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Pembahasan Isu Strategis dalam Rapim

Agenda Rapim Polri 2026 mencakup pemaparan dari beberapa menteri dalam Kabinet Merah Putih. Sesi pertama membahas tentang penguatan ekosistem pangan, dipresentasikan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli mengatakan, "Strategi ini sangat penting agar Indonesia dapat mandiri dalam hal kebutuhan pangan. Kami akan memfokuskan semua sumber daya untuk mencapainya," menandakan urgensi swasembada pangan.

Sesi kedua fokus pada kedaulatan energi, dengan penjelasan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang menguraikan strategi akselerasi hilirisasi industri.

Koordinasi dan Komitmen Polri

Untuk mendukung RKP 2026, Kapolri dan Wakapolri juga akan memberikan paparan kepada internal Polri. Beberapa pejabat tinggi, termasuk Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, dijadwalkan untuk memberikan materi dalam rapim ini.

Pemaparan ini bertujuan agar seluruh jajaran Polri memahami arahan strategis yang telah ditetapkan. Kapolri menyatakan, "Kami terus berupaya agar semua elemen Polri dapat berkolaborasi demi mencapai tujuan negara."

Rangkaian Rapim Polri 2026 masih berlangsung, dengan agenda diskusi panel dan akan ditutup sore hari dengan penyerahan cinderamata kepada para panelis.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU