Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih pada sore hari ini, Kamis (05/02/2026). Pelantikan ini dilaksanakan setelah presiden menyaksikan pengucapan sumpah eks-politikus Partai Golkar, Adies Kadir, sebagai hakim Mahkamah Konstitusi.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Salah satu pejabat baru yang akan dilantik adalah Juda Agung, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan. Namun, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum memberikan konfirmasi mengenai nama-nama lainnya.
Pelantikan Pejabat Baru
Presiden Prabowo Subianto bersiap untuk melantik pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih, sebuah langkah penting di tengah dinamika politik saat ini. Pelantikan ini merupakan bagian dari rencana reshuffle yang telah dinanti oleh banyak pihak.
Dalam kesempatan ini, Juda Agung akan diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ini adalah langkah konkret pemerintah untuk menempatkan individu berpengalaman dalam posisi penting di kabinet.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pelantikan ini juga berkaitan dengan pengucapan sumpah Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi. Hal ini menambah makna penting dalam agenda sore ini.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas
Fokus Reshuffle
Meski ada kepastian mengenai pelantikan Juda Agung, rincian lebih lanjut tentang reshuffle belum sepenuhnya terungkap kepada publik. Prasetyo Hadi menyatakan bahwa reshuffle hari ini hanya akan mengisi jabatan kosong dalam kabinet.
Kursi Wakil Menteri Keuangan adalah satu-satunya posisi yang belum terisi, sementara spekulasi mengenai kemungkinan perubahan lebih lanjut dalam jajaran kabinet di masa depan mencuat. Prasetyo juga tidak menampik bahwa Presiden Prabowo kemungkinan akan mempertimbangkan mengganti beberapa menteri dan wakil menteri lainnya.
Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai hal tersebut, memberikan ruang bagi spekulasi di kalangan pengamat politik.
Harapan terhadap Reshuffle
Reshuffle ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja kabinet dalam menghadapi tantangan yang ada. Masyarakat dan pengamat politik akan mengawasi perkembangan ini serta dampaknya terhadap arah kebijakan nasional.
Ada harapan bahwa pengisian posisi-posisi penting ini dapat membawa perubahan positif dan memperkuat koordinasi antar kementerian. Apalagi, fokus masyarakat akan tertuju pada kinerja para pejabat baru yang akan dilantik sore ini.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: