Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) sedang dalam tahap akhir mematangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk lansia dan penyandang disabilitas di Indonesia.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan pentingnya koordinasi intensif dengan BGN agar program ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Detail Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis menyasar lansia berusia di atas 75 tahun yang tinggal sendirian, dengan tujuan utama meningkatkan asupan gizi mereka.
Menteri Sosial menyebutkan bahwa pembahasan mengenai program ini dilaksanakan secara bertahap, melibatkan berbagai pihak untuk memastikan efektivitas pelaksanaannya.
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berperan penting dalam menyiapkan makanan bergizi bagi lansia dan penyandang disabilitas, setelah sebelumnya hanya menyasar anak-anak sekolah.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Proses Penyaluran dan Data Penerima
Penyaluran program ini akan menyesuaikan dengan data yang disiapkan oleh Kementerian Sosial, yang dikumpulkan dari pemerintah daerah setempat.
Setelah melakukan asesmen, data penerima akan diserahkan kepada kepala daerah untuk ditandatangani sebelum diteruskan ke Badan Gizi Nasional untuk keperluan pelayanan.
Dengan proses yang sistematis ini, diharapkan program dapat tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan gizi para lansia dan penyandang disabilitas.
Peran Caregiver dalam Program
Kementerian Sosial menekankan pentingnya peranan caregiver atau pengasuh terlatih dalam program ini untuk menjamin kualitas pelayanan.
Pelatihan bagi caregiver dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan tiap daerah, demi mengoptimalkan kualitas layanan yang diberikan.
Selama pelatihan berlangsung, distribusi makanan akan dilakukan oleh petugas pengantar langsung ke rumah penerima, memudahkan akses bagi mereka.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: