Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 16:46 WIB

Cristiano Ronaldo Memilih Mogok Main di Al Nassr Sebagai Protes Terhadap Ketidakadilan

Author

Cristiano Ronaldo Memilih Mogok Main di Al Nassr Sebagai Protes Terhadap Ketidakadilan

Cristiano Ronaldo mengambil langkah mengejutkan dengan mogok bermain untuk klub Al Nassr di Liga Pro Arab Saudi. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes terhadap apa yang dianggapnya sebagai perlakuan tidak adil dalam klub.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Keputusan ini diambil di tengah persaingan yang ketat di liga, terutama setelah rival Al Nassr, Al Hilal, berhasil merekrut Karim Benzema, yang semakin menambah kekecewaan Ronaldo tentang minimnya aktivitas transfer di klubnya.

Ketidakpuasan Cristiano Ronaldo

Sumber-sumber mengabarkan bahwa Ronaldo merasa dicurangi setelah Al Hilal mengambil langkah besar dengan mendatangkan Benzema. Sebelumnya, Benzema juga mengalami ketidakpuasan di Al Ittihad karena masalah gaji yang tidak jelas, yang memicu keputusan transfernya.

Sementara Al Nassr hanya berhasil mengakuisisi satu pemain, Haydeer Abdulkareem, gelandang muda asal Irak, perlakuan ini dianggap Ronaldo sebagai bentuk ketidakadilan. Hal ini membuatnya ragu untuk turun ke lapangan, meskipun klub telah menginvestasikan banyak dana untuk skuatnya.

Menurut laporan dari media Portugal, Record, 'CR7 merasa pantas mendapatkan lebih banyak rasa hormat, mengingat peran pentingnya dalam meningkatkan sepakbola Arab Saudi dan mengangkatnya ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.'

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN

Peran Ronaldo dalam Sepakbola Arab Saudi

Dengan posisinya sebagai duta untuk Piala Dunia 2034 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi, harapan besar diletakkan pada Ronaldo untuk meningkatkan visibilitas turnamen tersebut. Namun, rasa ketidakadilan yang dirasakannya dari PIF, pemilik Al Nassr dan beberapa klub lainnya, membuatnya merasa harus bertindak.

Laporan lebih lanjut menyebutkan, 'Karena alasan-alasan itu, sang striker menolak bermain melawan Al Riyadh, pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk tim Jorge Jesus.' Ini bukan sekadar protes pribadi, tapi juga menyoroti ketidakseimbangan yang ada di liga.

Ronaldo memiliki ambisi besar untuk mencapai 1.000 gol dan memenangkan gelar liga pertamanya di Arab Saudi. Namun, ia merasa langkah protes ini diperlukan untuk menunjukkan rasa ketidakpuasannya terhadap manajemen klub.

Situasi Kontrak dan Pertemuan Tertutup

Hingga saat ini, pihak Cristiano Ronaldo belum memberikan tanggapan resmi terkait situasi yang dihadapinya. Kontraknya dengan Al Nassr masih berlaku hingga musim panas 2027, dan kabarnya, akan ada pertemuan tertutup antara Ronaldo dan manajemen klub untuk membahas situasi ini.

Dengan kontrak yang menguntungkan dan status superstar Ronaldo di tim, banyak pihak menanti perkembangan lebih lanjut terkait hubungan kerjanya dengan Al Nassr. Pertemuan ini direncanakan dilakukan secara tertutup untuk menjaga privasi kedua belah pihak.

Keputusan mogok bermain yang diambil Ronaldo tidak hanya akan mempengaruhi kariernya, tetapi juga dinamika klub di Liga Pro Arab Saudi. Ketidakpuasan dari pemain bintang ini bisa berdampak pada persepsi dan minat pendorong pasar terhadap liga tersebut.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU