Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 13:28 WIB

Jakarta Siapkan Tiga Pompa Stasioner untuk Atasi Banjir di Daan Mogot

Author

Jakarta Siapkan Tiga Pompa Stasioner untuk Atasi Banjir di Daan Mogot

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana untuk memasang tiga pompa stasioner di Daan Mogot, Cengkareng, sebagai solusi atas masalah banjir yang tak kunjung usai.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Inisiatif ini diharapkan dapat mengatasi genangan air yang sering terjadi meskipun curah hujan tidak tinggi.

Penyebab dan Dampak Banjir di Daan Mogot

Daan Mogot Km 13, yang terletak di kawasan Cengkareng, adalah salah satu area yang paling rawan banjir di Jakarta Barat. Menurut Gubernur Pramono Anung, lokasi ini sering terendam air karena posisinya yang lebih rendah dibandingkan permukaan sungai Mookervart.

Hal ini membuat Daan Mogot rentan terhadap banjir, bahkan ketika hanya terjadi curah hujan ringan. “Jadi diapakan saja kalau kemudian hujan, curah hujan enggak perlu sampai 200, 100 saja tempat ini pasti sudah banjir,” ungkapnya.

Kondisi ini jelas berdampak pada mobilitas masyarakat dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pencarian solusi konkret sangat diperlukan untuk mengurangi dampak tersebut.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Rencana Pemasangan Pompa Stasioner

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk memasang tiga pompa stasioner di titik-titik strategis seperti KM 13, KM 13A, dan KM 13B. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas penanganan air di daerah tersebut.

Pompa yang akan dipasang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan pompa mobile yang telah digunakan sebelumnya. “Kalau dulu di tempat ini hanya ada kurang lebih 1.000 liter per detik dan itupun mobile. Sekarang dengan pompa stasioner yang tetap akan ada di sini kapasitasnya menjadi tujuh kali kurang lebih 7.000 liter per detik,” jelas Pramono.

Dengan pemasangan pompa ini, diharapkan dapat memberikan solusi jangka pendek yang efektif serta mengurangi dampak banjir yang mengganggu masyarakat.

Harapan dan Tindak Lanjut

Gubernur Pramono Anung menyampaikan harapannya agar pemasangan pompa stasioner ini dapat segera mengatasi masalah banjir di Daan Mogot. Langkah ini menjadi bagian dari respons cepat terhadap kondisi yang telah mengganggu kehidupan masyarakat dan perekonomian lokal.

Rencana ini juga berkontribusi pada upaya Pemerintah Provinsi untuk menanggulangi masalah banjir di Jakarta secara lebih luas. Pemasangan pompa yang lebih canggih diharapkan dapat memberikan solusi berkelanjutan untuk masalah ini di masa depan.

Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik berkaitan dengan isu banjir yang tak kunjung usai.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU