Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya indikasi keterlibatan 'kekuatan asing' dalam serangkaian demonstrasi yang belakangan terjadi di Indonesia.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Hal ini disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang berlangsung di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2/2026).
Pernyataan Tegas Prabowo
Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan, "Jadi kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak sadar, saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing. Yakin saya, yakin saya, dan saya punya bukti." Ini menyoroti posisi pemerintah yang tegas terhadap dugaan pengaruh asing dalam aksi demonstrasi.
Meskipun demikian, Prabowo menegaskan bahwa aksi demonstrasi tetap diperbolehkan selagi tidak berujung pada kerusuhan. Ia menambahkan, "Demo boleh, tapi dia (kekuatan asing) tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan dan kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara."
Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Tindakan Terhadap Kerusuhan
Prabowo menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang berusaha menimbulkan kerusuhan. Ia menyatakan, "Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan, itu pidana. Saya tidak ragu-ragu."
Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas negara, mengingat bahwa kerusuhan dapat merugikan semua lapisan masyarakat. Ia menjelaskan, "Kalau demo, silakan. Tapi bagaimana mau demo, kamu 5 ribu kali demo, tidak akan ada satu pabrik dibuka."
Latar Belakang Demonstrasi
Demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025 dipicu oleh ketidakpuasan publik terhadap situasi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Beberapa isu yang mencolok adalah keputusan DPR untuk memberikan tunjangan perumahan di tengah tekanan ekonomi yang dialami masyarakat.
Unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta dan beberapa daerah lain berujung pada kerusuhan, dengan 3.195 orang yang ditangkap dalam periode 25-31 Agustus 2025.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: