Hari Membaca Nyaring Sedunia, yang jatuh pada Rabu pertama di bulan Februari, menjadi ajang untuk mempromosikan literasi di seluruh dunia. Tahun ini, Indonesia akan merayakannya pada tanggal 4 Februari 2026.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Acara ini, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan kecintaan membaca di kalangan anak-anak melalui pengalaman yang menyenangkan.
Asal-usul Peringatan
Hari Membaca Nyaring Sedunia telah diperkenalkan sejak tahun 2010 sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali tradisi membaca dan mempromosikan literasi. LitWorld, organisasi nirlaba yang menginisiasi peringatan ini, bertujuan untuk memberdayakan anak-anak melalui kekuatan cerita.
Membaca dengan lantang tidak hanya meningkatkan kemampuan mengeja, tetapi juga membantu anak-anak membangun empati dengan menghubungkan diri mereka dengan karakter dalam cerita. Dengan mendengarkan cerita, anak-anak dapat merasakan pengalaman yang mendalam dan imersif.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Tanggal dan Acara 2026
Peringatan Hari Membaca Nyaring Sedunia pada tahun 2026 di Indonesia akan diadakan pada tanggal 4 Februari. Acara ini direncanakan akan berlangsung dengan konsep yang ramah anak, menciptakan suasana yang menyenangkan untuk semua peserta.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat budaya baca dan keterampilan literasi pada anak. Dengan cara ini, anak-anak diharapkan dapat merasakan pentingnya membaca sejak usia dini.
Menyiapkan Kegiatan yang Menarik
Persiapan untuk Hari Membaca Nyaring Sedunia akan dilakukan agar peserta tidak merasa bosan selama acara. Tanpa adanya rangkaian sambutan yang formal, kegiatan ini akan difokuskan untuk menarik minat anak-anak.
Suharyanto juga menekankan harapannya agar acara ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga dapat memicu minat baca yang lebih dalam di kalangan anak-anak. Dengan pendekatan yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat mengembangkan kecintaan mereka terhadap buku dan budaya membaca.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: