Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kemungkinan keterlibatan saham gorengan dalam anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Bareskrim Polri pun berencana menyelidiki potensi tindak pidana terkait isu ini.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa saat ini penyidik telah menangani beberapa kasus terkait saham gorengan, yang mengindikasikan adanya pelanggaran hukum.
Penyelidikan Bareskrim Terkait Saham Gorengan
Bareskrim Polri sedang melakukan penyidikan atas sejumlah kasus terkait saham yang diduga terlibat dalam tindakan pidana. Brigjen Ade menyatakan, "Pasti. Saat ini pun penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan atas beberapa perkara serupa."
Di antara kasus yang sedang ditangani adalah penyidikan terhadap Direktur PT Multi Makmur Lemindo dan Mugi Bayu, mantan pejabat di Bursa Efek Indonesia. Keduanya telah dijatuhi hukuman berdasarkan Pasal 104 juncto Pasal 90 huruf C UU 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata
Dampak Anjloknya IHSG dan Tindakan Pemerintah
IHSG mengalami penurunan yang signifikan, sehingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara. Menteri Keuangan, Purbaya, mengaitkan penurunan ini dengan keraguan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi sejumlah saham di pasar modal.
Purbaya menjelaskan, "MSCI meminta transparansi karena diduga ada saham-saham gorengan yang ikut masuk ke dalam indeks MSCI." Ia juga menekankan pentingnya Bursa Efek Indonesia dalam langkah-langkah berikutnya untuk mengembalikan kepercayaan pasar.
Seruan untuk Membersihkan Pasar Modal
Dalam konteks ini, Purbaya menegaskan pentingnya membersihkan bursa dari saham gorengan. "Kalau yang jatuh bursa saham-saham gorangan, kan saya udah ingatkan dari dulu, bersihkan bursa dari saham gorangan," jelasnya.
Kepatuhan terhadap aturan dan transparansi di pasar modal dianggap sebagai prioritas utama untuk menjaga stabilitas pasar yang terus berfluktuasi.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: