Jumat, 30 JANUARI 2026 • 14:41 WIB

Penerbangan Terganggu akibat Insiden Pesawat TNI AL di Bandara Juanda

Author

Penerbangan Terganggu akibat Insiden Pesawat TNI AL di Bandara Juanda

Bandara Internasional Juanda mengalami penutupan sementara runway pada Jumat, 30 Januari 2026, pasca insiden pesawat latih milik TNI Angkatan Laut yang tergelincir. Penutupan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan keamanan operasional penerbangan.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Durasi penutupan runway berlangsung selama satu jam, yang berdampak pada penjadwalan sembilan penerbangan yang terpaksa dialihkan ke bandara lain.

Detail Insiden di Bandara Juanda

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa keputusan untuk menutup runway diambil demi proses evakuasi pesawat yang tergelincir.

Tohir menekankan, "Sebagai langkah keselamatan dan keamanan penerbangan, runway kami tutup sementara untuk proses evakuasi pesawat serta inspeksi menyeluruh guna memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris maupun potensi risiko lain yang dapat mengganggu operasional penerbangan."

Proses ini dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah adanya risiko lebih lanjut yang dapat memengaruhi keselamatan armada serta penumpang.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Koordinasi dengan Maskapai

Menjawab situasi yang muncul, pihak Bandara Juanda menjalankan koordinasi intensif dengan berbagai maskapai penerbangan yang terkena dampak dari insiden ini.

Tohir menambahkan, "Kami terus berkoordinasi dengan seluruh maskapai agar penanganan penumpang dan operasional penerbangan tetap berjalan dengan baik."

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penumpang dapat menerima informasi yang baik dan merasa aman meskipun ada gangguan akibat insiden tersebut.

Pembukaan Kembali Runway

Setelah proses evakuasi dan inspeksi selesai, runway Bandara Juanda dinyatakan aman dan telah dibuka kembali untuk operasional penerbangan.

Tohir memastikan, "Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku."

Saat ini, operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda sudah kembali normal setelah insiden tersebut.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU