Badai musim dingin yang parah melanda Amerika Serikat, menyebabkan tidak kurang dari 30 kematian di berbagai negara bagian. Suhu yang merosot di bawah titik beku memaksa banyak orang berjuang tanpa akses listrik dalam keadaan kritis.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas
Dampak Ekstrem dari Badai Musim Dingin
Cuaca dingin yang menyelimuti dua pertiga wilayah Amerika Serikat diperkirakan masih akan berlanjut. Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) menginformasikan bahwa udara Arktik yang baru akan mempertahankan suhu beku di kawasan tersebut.
Badai ini menyerang wilayah timur laut pada Senin, 26 Januari, menyebabkan gangguan besar dalam transportasi. Salju tebal yang mencakup jarak lebih dari 2.100 kilometer dari Arkansas hingga New England telah menghentikan banyak aktivitas sehari-hari dan memaksa sekolah-sekolah untuk tutup.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Korban Jiwa dan Penemuan Tragis
Badai ini telah menyebabkan sejumlah insiden tragis, termasuk dua korban yang tertabrak kendaraan pembersih salju di Massachusetts dan Ohio. Selain itu, empat kematian lainnya ditemukan di Arkansas dan Texas, beberapa di antaranya terkait dengan kecelakaan alat seluncur salju.
Di Emporia, Kansas, kepolisian menemukan seorang guru berusia 28 tahun yang meninggal dengan tubuhnya tertimbun salju. Wanita tersebut dilaporkan hilang setelah meninggalkan sebuah bar tanpa mantel dan ponsel.
Gangguan Listrik dan Transportasi
Badai musim dingin ini menyebabkan lebih dari 560.000 pemadaman listrik di berbagai wilayah, terutama di bagian selatan negara. Pada tanggal 26 Januari, lebih dari 11.000 penerbangan mengalami penundaan atau dibatalkan di seluruh negeri.
Di New York City, kantor Wali Kota Zohran Mamdani melaporkan bahwa setidaknya delapan orang ditemukan tewas di luar ruangan ketika suhu turun drastis selama akhir pekan. Penyelidikan mengenai penyebab kematian masih berlangsung.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: