Selasa, 27 JANUARI 2026 • 17:40 WIB

Kolaborasi Indonesia-Amerika Serikat dalam Konservasi Terumbu Karang

Author

Kolaborasi Indonesia-Amerika Serikat dalam Konservasi Terumbu Karang

Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat baru saja menandatangani kesepakatan untuk mengalihkan pembayaran utang sebesar US$35 juta demi mendukung konservasi terumbu karang.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran

Inisiatif ini merupakan bagian dari program yang diatur berdasarkan Undang-Undang Tropical Forest and Coral Reefs Conservation Act (TFCCA).

Detail Kesepakatan dan Implementasi Program

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Koswara, menjelaskan bahwa pengalihan utang ini ditujukan untuk konservasi ekosistem terumbu karang di tiga wilayah prioritas: Kepala Burung, Sunda Kecil, dan Banda.

Dia berharap program TFCCA bisa menjadi langkah awal untuk aksi konservasi yang lebih luas di tingkat lokal, berfokus pada perlindungan ekosistem terumbu karang di kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia.

Sebanyak 58 organisasi lokal telah mengajukan proposal untuk siklus pertama program ini, yang menunjukkan antusiasme masyarakat dalam berkontribusi terhadap konservasi.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Dukungan dari Berbagai Pihak

Program TFCCA juga menerima dana tambahan dari berbagai organisasi, seperti US$3 juta dari Conservation International dan Konservasi Indonesia.

The Nature Conservancy dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara juga berkontribusi dengan total mencapai US$1,5 juta, mencerminkan komitmen bersama dalam konservasi terumbu karang.

Direktur Konservasi dan Ekosistem, M. Firdaus Agung Kunto Kurniawan, menegaskan bahwa skema TFCCA akan menjadi model bagi pelestarian keanekaragaman hayati di negara lain.

Potensi Jangka Panjang dan Manfaat bagi Ekosistem

Program ini diharapkan akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan terumbu karang dan keberlanjutan sumber daya laut di Indonesia.

Koswara menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem terumbu karang agar dapat berkelanjutan.

Kesepakatan ini menjadikan hubungan antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat semakin erat dalam upaya menjaga lingkungan.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU