Bulutangkis merupakan olahraga favorit di Indonesia, dan pemahaman terhadap aturan permainannya sangat penting. Dengan mengetahui aturannya, para pemain dan penggemar bisa menikmati permainan dengan lebih maksimal.
Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Di artikel ini, kita akan membahas berbagai aspek dasar aturan dalam bulutangkis yang perlu diketahui. Mari kita simak penjelasan mengenai ukuran lapangan, servis yang benar, dan sistem penilaian.
Ukuran Lapangan dan Net
Ukuran lapangan bulutangkis sangat penting untuk menentukan keadilan permainan. Untuk pertandingan ganda, ukuran lapangan adalah 6,1 m x 13,4 m, sementara untuk tunggal ukurannya adalah 5,18 m x 13,4 m.
Net yang membagi lapangan harus memiliki tinggi 1,55 m di bagian tengahnya. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa shuttlecock dapat melintas dengan baik dan permainan berlangsung sesuai dengan standar.
Lapangan juga perlu dijaga bebas dari segala jenis penghalang supaya shuttlecock bisa bergerak bebas. Sebelum pertandingan, penting untuk memastikan área lapangan bersih dari debu dan benda lain yang dapat mengganggu.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Servis yang Benar
Servis memegang peranan penting dalam setiap permainan bulutangkis. Saat melakukan servis, pemain harus memastikan bahwa shuttlecock berada di bawah pinggang sebelum diayunkan.
Pemain tidak diperbolehkan menginjak garis servis saat melakukan servis, dan shuttlecock harus melewati net dan mendarat di area lawan. Jika servis dilakukan dengan benar, permainan akan dilanjutkan.
Kesalahan dalam servis dapat mengakibatkan poin diberikan kepada lawan. Oleh karena itu, perhatian pada posisi kaki dan cara tubuh saat melakukan servis adalah hal yang sangat penting.
Poin dan Sistem Skor
Sistem poin dalam bulutangkis menggunakan sistem rally point. Setiap kali shuttlecock menyentuh tanah di area tim lawan, tim yang memukul akan mendapatkan satu poin.
Pertandingan umumnya dimainkan dalam format terbaik dari tiga set, dan untuk memenangkan set, pemain atau tim harus mencapai 21 poin. Jika skor mencapai 20-20, salah satu pemain harus memimpin dengan tambahan dua poin untuk menang.
Memahami sistem skor sangat membantu dalam merencanakan strategi dan beradaptasi selama pertandingan. Pengetahuan ini juga meningkatkan pengalaman dalam menikmati permainan yang dinamis.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: