Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari impian Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Program ini ditargetkan menjangkau 136 juta warga pada tahun 2026, meningkat signifikan dibandingkan 70 juta peserta pada tahun sebelumnya.
Target Partisipasi Program CKG
Program Cek Kesehatan Gratis memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah peserta yang melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, dengan target ambisius 136 juta orang pada tahun 2026.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, 'Ini adalah mimpi dan tugas dari Bapak Presiden ke kami. Bagaimana caranya selain cek kesehatan gratis ditingkatkan, yang lebih penting adalah bagaimana kita menyehatkan seluruh masyarakat.'
Peningkatan target ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendeteksi dan menangani masalah kesehatan lebih awal, sehingga kesehatan masyarakat dapat terjaga dan terjamin.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika
Implementasi dan Penanganan Peserta CKG
Dalam pelaksanaan Program CKG, masyarakat yang teridentifikasi kurang sehat akan mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif daripada tahun sebelumnya.
Budi menjelaskan, 'Orang yang kami identifikasi kurang sehat atau rapor kuning, tidak sehat atau rapor merah itu harus ditindaklanjuti, ditatalaksana agar kembali sehat hingga rapor hijau.'
Sejak tahun ini, peserta yang terdeteksi tidak hanya diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, tetapi juga akan menerima obat dan perawatan langsung.
Demografi Peserta Cek Kesehatan Gratis
Pada tahun 2025, sebanyak 70 juta orang mengikuti Program CKG, dengan komposisi peserta perempuan lebih banyak, yaitu 54,39 persen.
Data menunjukkan bayi baru lahir menjadi kelompok dengan persentase terbesar dalam pelaksanaan CKG, di mana 2,3 juta dari 4,4 juta bayi berpartisipasi dalam program ini.
Peserta dari kelompok anak usia sekolah dan remaja juga menunjukkan jumlah yang signifikan, dengan 19,7 juta dari 48 juta anak mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kurun waktu yang sama.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: