Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 10:28 WIB

Jakarta Terus Berjuang Melawan Banjir: 81 RT Masih Terendam

Author

Jakarta Terus Berjuang Melawan Banjir: 81 RT Masih Terendam

Banjir yang melanda Jakarta menunjukkan tanda-tanda perbaikan, tetapi sejumlah wilayah masih terjebak dalam genangan air. Hingga malam ini, 23 Januari 2026, 81 RT dan 15 ruas jalan masih terdampak, menurut laporan resmi dari BPBD DKI Jakarta.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengonfirmasi bahwa angka ini menurun dari 114 RT sebelumnya. Meskipun demikian, banyak warga tetap membutuhkan bantuan untuk pulih dari dampak banjir yang belum sepenuhnya surut.

Situasi Terkini Banjir di Jakarta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, pada pukul 22.00 WIB, masih terdapat 81 RT terendam banjir dan 15 ruas jalan yang terendam air. Penurunan jumlah titik banjir ini menunjukkan adanya perbaikan, namun warga masih menghadapi kesulitan.

Meskipun sudah ada penurunan dari laporan sebelumnya, situasi di lapangan tetap perlu diperhatikan. 'BPBD mencatat saat ini terdapat 81 RT dan 15 ruas jalan tergenang,' ungkap Mohammad Yohan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Data Lokasi dan Tinggi Air

Banjir paling parah terpantau di Jakarta Barat, di mana 50 RT terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sampai 120 cm. Penyebab utama bencana ini dikenal, termasuk curah hujan tinggi dan luapan dari beberapa kali seperti Kali Angke dan Kali Ciliwung.

Di Jakarta Selatan, perbaikan terlihat dengan pengurangan RT terendam dari 31 menjadi 9. Sementara itu, Jakarta Timur juga mencatat pengurangan dari 26 RT yang semula terendam menjadi 15.

Wilayah Pengungsian dan Layanan Kesehatan

Di tengah bencana ini, sejumlah lokasi pengungsian telah disiapkan untuk masyarakat yang terdampak, seperti di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya. Ratusan jiwa terpaksa mengungsi dan tinggal di masjid serta aula pertemuan yang disediakan sebagai tempat berlindung.

Dilaporkan juga adanya kebutuhan mendesak untuk pengiriman bantuan makanan dan layanan medis kepada warga. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap informasi terbaru dan menjaga kesehatan di tengah situasi ini.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU