Jumat, 23 JANUARI 2026 • 19:37 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji: Pemeriksaan Dito Ariotedjo oleh KPK

Author

Kasus Korupsi Kuota Haji: Pemeriksaan Dito Ariotedjo oleh KPK

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi kuota haji. Dito mengungkapkan bahwa pada pemeriksaan tersebut, ia ditanya tentang kunjungan kerjanya ke Arab Saudi bersama Presiden Joko Widodo pada tahun 2022.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dalam keterangan yang diberikan, Dito menyatakan telah menjelaskan secara detail proses kunjungan tersebut, termasuk penandatanganan nota kesepahaman di bidang olahraga. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu tidak membahas tentang kuota haji tambahan untuk jemaah Indonesia.

Pemeriksaan Dito di KPK

Dito Ariotedjo hadir di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk memberikan klarifikasi mengenai serangkaian investigasi seputar kasus korupsi kuota haji. Ia mengaku bahwa pertanyaan utama yang diajukan berfokus pada kunjungan kerjanya ke Arab Saudi yang dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan Presiden Jokowi.

Dalam penjelasannya, Dito menyatakan, "Secara garis besar, memang yang dipertanyakan, ditanyakan lebih detail saat kunjungan kerja ke Arab Saudi." Dito menambahkan bahwa kunjungan tersebut juga melibatkan penandatanganan beberapa kerja sama di bidang olahraga.

"Waktu itu ada tanda tangan MoU juga. Ini MoU-nya tadi saya bawa untuk yang Kementerian Pemuda dan Olahraga," jelasnya, menggarisbawahi pentingnya acara tersebut.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Pertemuan dengan Pangeran MBS

Dalam kunjungan ke Arab Saudi, Dito juga menyatakan bahwa ia dan Presiden Jokowi bertemu dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman (MBS). Dito menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut tidak ada pembahasan yang spesifik mengenai tambahan kuota haji.

"Saat pertemuan itu tidak ada pembahasan spesifik tentang kuota. Tapi memang pertemuan bilateral waktu itu, saya ingat sekali, dari Putra Mahkota Perdana Menteri Muhammad bin Salman itu sangat senang dengan pertemuannya Pak Jokowi," ungkap Dito.

Ia juga menjelaskan bahwa Menteri Agama saat itu, Yaqut Cholil Qoumas, tidak ikut serta pada kunjungan karena pertemuan tersebut lebih luas dan tidak hanya mengenai isu kuota haji.

Kasus Korupsi Kuota Haji

Kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama kini sedang diselidiki oleh KPK, di mana beberapa pejabat, termasuk mantan Menteri Agama, telah menjadi tersangka. KPK dilaporkan telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan dan sedang menghitung kerugian negara akibat kasus ini.

Kasus ini berkaitan dengan tambahan kuota haji yang diberlakukan saat Yaqut Cholil Qoumas menjabat sebagai Menteri Agama. Dengan tambahan tersebut, kuota jemaah haji Indonesia di tahun 2024 meningkat dari 221 ribu menjadi 241 ribu.

Namun, pembagian kuota ini ternyata bermasalah, merujuk pada jumlah kuota khusus yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadi salah satu fokus dalam penyelidikan yang tengah berlangsung.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU