Rabu, 21 JANUARI 2026 • 20:00 WIB

Transformasi Status Pluto: Dari Planet ke Planet Kerdil

Author

Transformasi Status Pluto: Dari Planet ke Planet Kerdil

Pluto, yang dulu dianggap sebagai planet kesembilan di tata surya, kini tidak lagi memegang gelar tersebut. Keputusan ini diambil oleh International Astronomical Union (IAU) pada tahun 2006 setelah diskusi panjang.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Sejak saat itu, Pluto telah diubah statusnya menjadi 'planet kerdil' karena sejumlah kriteria yang tidak terpenuhi. Meskipun demikian, banyak orang masih memiliki rasa sentimental terhadap Pluto sebagai planet.

Sejarah Penemuan dan Status Sebagai Planet

Pluto ditemukan pada tahun 1930 oleh Clyde Tombaugh dan dengan cepat diakui sebagai planet kesembilan. Dalam lebih dari tujuh dekade, Pluto menjadi bagian integral dari tata surya kita hingga penemuan objek-objek lain yang mirip.

Objek-objek di sabuk Kuiper, yang terletak di luar orbit Neptunus, menunjukkan bahwa Pluto bukan satu-satunya dari jenisnya. Penemuan ini menciptakan ketidakpastian dalam klasifikasi Pluto sebagai planet, sehingga muncul kebutuhan untuk meninjau kembali definisi planet.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Definisi Planet Menurut IAU

Pada tahun 2006, IAU menetapkan definisi baru untuk sebuah planet. Menurut definisi ini, untuk dikategorikan sebagai planet, sebuah benda langit harus memenuhi tiga kriteria utama.

Syarat pertama adalah benda harus mengorbit matahari, kedua, harus memiliki ukuran yang cukup besar untuk membentuk dirinya menjadi bulat, dan ketiga, benda tersebut harus membersihkan area di orbitnya dari benda-benda lain.

Karena Pluto tidak memenuhi kriteria ketiga, statusnya sebagai planet tidak dapat dipertahankan.

Reaksi dan Pengaruh Pengubahan Status

Keputusan untuk menghapus Pluto dari kategori planet memicu beragam reaksi dari para ilmuwan dan masyarakat. Banyak yang merasa terkejut dan kecewa; ada pendapat bahwa Pluto masih layak dianggap planet meskipun kini berada dalam kategori baru.

Perubahan status ini juga berdampak luas pada pendidikan, terutama dalam cara kita mengajarkan tata surya. Banyak buku teks perlu diperbarui untuk mencerminkan status baru Pluto sebagai 'planet kerdil'.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU