Selasa, 20 JANUARI 2026 • 18:56 WIB

Kementerian Keuangan Siapkan Evaluasi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Author

Kementerian Keuangan Siapkan Evaluasi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana evaluasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dilakukan pekan depan.

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Dengan alokasi anggaran tahun ini sebesar Rp335 triliun, Purbaya bertekad memastikan dana tersebut terserap secara maksimal.

Rencana Evaluasi Anggaran MBG

Menteri Purbaya menyatakan, "Minggu depan akan saya lihat line per line anggaran mereka". Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengeluaran yang berlebihan, seperti indikasi double counting.

Sebagai contoh, anggaran MBG untuk tahun 2025 mencakup alokasi untuk kendaraan bermotor roda dua yang belum terdistribusi hingga akhir tahun anggaran. Ia menambahkan, "Lumayan kan bisa saya coret (pos anggaran)".

Melihat realisasi anggaran tahun lalu, Purbaya memperkirakan penyerapan anggaran tahun ini mungkin tidak mencapai target penuh. Ia mengestimasikan penyerapan anggaran MBG tahunan berkisar Rp200 triliun.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Data Penyerapan dan Manfaat Program

Kementerian Keuangan melaporkan bahwa hingga 31 Desember 2025, program MBG hanya menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun, atau 72,5% dari pagu Rp71 triliun pada APBN 2025.

Nilai manfaat yang diterima masyarakat dari anggaran tersebut mencapai Rp43,3 triliun, yang digunakan untuk menyediakan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta tenaga pengajar di seluruh Indonesia.

Program ini menjangkau 56,13 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta, tersebar di 38 provinsi dengan dukungan dari 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang mempekerjakan hampir 789.319 orang.

Anggaran Tahun 2026 dan Perubahan yang Terjadi

Untuk tahun 2026, pemerintah kembali mengalokasikan anggaran senilai Rp335 triliun untuk kelanjutan program MBG. Namun, belanja yang disalurkan melalui kementerian dan lembaga, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN), mengalami pemotongan menjadi Rp268 triliun.

Rp67 triliun dialokasikan untuk cadangan program, yang menunjukkan adanya penyesuaian anggaran di tengah kebutuhan yang terus berkembang.

Dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada September 2025, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa 95,4% dari total anggaran Rp255,5 triliun difokuskan untuk pemenuhan gizi nasional.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU