Selasa, 20 JANUARI 2026 • 11:15 WIB

Kesulitan Evakuasi Jenazah Pramugari di Gunung Bulusaraung di Tengah Cuaca Buruk

Author

Kesulitan Evakuasi Jenazah Pramugari di Gunung Bulusaraung di Tengah Cuaca Buruk

Tim SAR sedang menghadapi tantangan besar dalam proses evakuasi jenazah pramugari dari kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Kurangnya visibilitas akibat hujan badai menjadi penghalang utama, meskipun dua jenazah sudah ditemukan.

Kondisi Cuaca Menghambat Proses Evakuasi

Menurut Danrem 142/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, tim masih kesulitan akibat cuaca buruk yang menurunkan visibilitas.

Dia menjelaskan, "(Posisi korban kedua) Korban masih di lereng," yang menunjukkan pencarian masih berlanjut di area yang sulit diakses.

Tim SAR harus mencari rute yang tepat di tengah tantangan cuaca yang ekstrem.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Proses Evakuasi Jenazah Pertama

Evakuasi jenazah pertama telah dilakukan sejak penemuan pada Minggu (18/1), namun proses keseluruhannya belum selesai.

Brigjen Andre menyatakan, "Yang pertama kita usahakan. Ini kita sedang cari (rute evakuasi yang tepat)" agar semua korban bisa dievakuasi dengan aman.

Lokasi penemuan jenazah yang berbeda kedalaman memaksa tim untuk bekerja ekstra keras dalam menentukan akses.

Tantangan Jarak Pandang dan Keselamatan

Jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu kendala utama dalam proses evakuasi, karena faktor keselamatan sangat penting.

Andre berharap, "Karena situasi begini kan gelap, nanti kita usahakan di desa yang paling dekat," menandakan upaya untuk memindahkan jenazah ke tempat yang lebih aman.

Hingga saat ini, tim SAR telah menemukan dua dari sepuluh korban yang hilang, dan berbagai kendala masih menghambat upaya penyelesaian misi ini.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU