Senin, 19 JANUARI 2026 • 18:04 WIB

Mengapa Suhu Udara di Indonesia Terasa Lebih Dingin Akhir-Akhir Ini

Author

Mengapa Suhu Udara di Indonesia Terasa Lebih Dingin Akhir-Akhir Ini

Sejumlah warga mulai merasakan perubahan suhu udara yang membuat cuaca terasa lebih dingin dari biasanya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai tren penurunan suhu ini.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengonfirmasi bahwa rata-rata suhu saat ini mencapai 25,8 derajat Celsius, sebuah penurunan yang signifikan dari angka 28,1 derajat Celsius yang tercatat minggu lalu.

Penurunan Suhu Rata-Rata di Berbagai Daerah

Pengamatan di Kantor BMKG Pusat menunjukkan adanya penurunan suhu rata-rata di banyak lokasi. Di Tangerang, Stasiun Klimatologi Banten mencatat penurunan suhu dari 28,0 derajat Celsius menjadi 25,1 derajat Celsius.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Tangerang, tetapi juga terpantau di seluruh stasiun BMKG di Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Ini menunjukkan bahwa penurunan suhu merupakan fenomena yang meluas dan konsisten di berbagai tempat.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR

Penyebab Utama: Intertropical Convergence Zone (ITCZ)

BMKG menyebutkan bahwa salah satu penyebab utama penurunan suhu adalah Intertropical Convergence Zone (ITCZ). Ketika massa udara bertemu di bagian selatan Indonesia, curah hujan pun meningkat di berbagai daerah.

Ardhasena menerangkan, 'ITCZ berperan penting dalam mempercepat peningkatan intensitas hujan, yang sering terjadi pada bulan Desember hingga Februari.' Hal ini menyebabkan hujan yang berkepanjangan dan berkontribusi pada penurunan suhu akibat radiasi matahari terhalang awan.

Dampak Curah Hujan terhadap Suhu Rata-Rata

Berdasarkan laporan, curah hujan yang berlangsung terus-menerus berpengaruh pada berkurangnya radiasi matahari. Hal ini berujung pada pemanasan permukaan yang minim dan penurunan suhu.

Ardhasena menekankan bahwa tidak semua wilayah mengalami penurunan suhu yang sama. Wilayah selatan, seperti Jawa, Bali, serta Nusa Tenggara Barat dan Timur, merasakan dampak signifikan dari curah hujan tinggi yang menyebabkan suhu lebih rendah.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU