PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon membatalkan 28 perjalanan kereta api pada Minggu pagi disebabkan oleh banjir yang melanda lintasan kereta di Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Keputusan ini diambil setelah genangan air meningkat akibat hujan deras yang belum berhenti, termasuk beberapa kereta seperti KA Argo Bromo Anggrek.
Kondisi Banjir dan Dampaknya
Pekalongan baru-baru ini mengalami banjir parah akibat curah hujan yang sangat tinggi, menggenangi banyak titik termasuk jalur kereta api.
Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, banjir di petak jalan antara Stasiun Pekalongan dan Sragi menjadi penyebab utama pembatalan sejumlah perjalanan kereta.
Beberapa stasiun lain di Jakarta juga terpantau terendam, seperti Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota.
Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, sehingga pihak KAI terpaksa mengambil keputusan membatalkan perjalanan yang berpotensi berisiko.
Rekayasa Operasional Kereta Api
Berdasarkan informasi resmi, beberapa kereta yang dibatalkan mencakup KA Argo Muria, Blambangan Ekspres, serta sejumlah kereta lainnya seperti KA Kaligung dan Ciremai.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
KAI telah menerapkan rute alternatif bagi beberapa perjalanan agar operasional tetap bisa berlangsung meski dengan perubahan.
Misalnya, KA Anggrek dan Sembrani dialihkan melalui jalur alternatif untuk mengurangi dampak dari kebanjiran.
Muhibbuddin menambahkan bahwa pihaknya terus memantau kondisi lintasan dan melakukan pemeriksaan teknis untuk menjaga keselamatan.
Tanggapan dan Langkah Selanjutnya
Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI menawarkan pengembalian tiket 100 persen kepada penumpang yang terdampak, proses ini bisa dilakukan melalui loket di stasiun atau melalui Contact Center 121.
KAI juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menanggulangi dampak banjir di sekitar jalur rel, agar situasi dapat ditangani dengan baik.
Sementara itu, kondisi banjir di Pekalongan kian meluas, bahkan membuat sejumlah warga terpaksa mengungsi akibat genangan air yang mencapai lebih dari satu meter.
Warga di Kecamatan Pekalongan Barat melaporkan air sudah masuk ke dalam rumah, menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: