PT Jasa Marga mencatat bahwa pada H-1 libur Isra Mikraj 2026, lebih dari 173 ribu kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). Angka ini menunjukkan peningkatan 21,1% dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebelumnya.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Pergerakan kendaraan ini terjadi antara tanggal 15 hingga 16 Januari 2026, dengan mayoritas arus lalu lintas mengarah ke wilayah timur seperti Trans Jawa dan Bandung.
Pergerakan Arus Lalu Lintas Jabotabek
Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, menjelaskan bahwa data yang disajikan merupakan akumulasi total melalui empat Gerbang Tol Utama. 'Pada periode H-1 libur Isra Mikraj 2026, pergerakan lalu lintas masyarakat masih didominasi ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 45,3%, diikuti arah Barat (Merak) sebesar 31,5% dan arah Selatan (Puncak) sebesar 23,3%,' ungkapnya.
Kenaikan arus kendaraan ini menandakan bahwa masyarakat memilih untuk melakukan perjalanan jauh saat libur panjang, yang diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan dan kegiatan yang ada di luar daerah.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Rincian Distribusi Lalu Lintas
Dari total kendaraan yang keluar, rincian menunjukkan bahwa 38.258 kendaraan menuju Trans Jawa lewat GT Cikampek Utama, meningkat 31,7% dari lalu lintas normal. Sementara itu, untuk kendaraan yang menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 40.472 kendaraan, meningkat 38,9% dibandingkan sebelumnya.
Secara keseluruhan, total kendaraan menuju arah Timur dan Bandung mencapai 78.730, mengalami kenaikan sebesar 35,3% dari kondisi normal. Di sisi lain, untuk kendaraan yang menuju Merak melalui GT Cikupa, terdapat 54.727 kendaraan, yang juga menunjukkan peningkatan 9,8% dari lalu lintas normal.
Upaya Pemantauan dan Keselamatan
PT Jasa Marga menyatakan bahwa mereka akan terus memantau arus lalu lintas serta menempatkan petugas di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan. Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan gangguan kendaraan berjalan cepat dan menjaga keamanan pengguna jalan selama masa liburan.
'Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, khususnya saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko berkendara,' kata Rivan. Dengan tindakan ini, diharapkan perjalanan selama libur akan dapat berjalan dengan aman dan nyaman.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: