Kamis, 15 JANUARI 2026 • 17:30 WIB

Proses Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Slamet Berhasil Dilaksanakan

Author

Proses Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Slamet Berhasil Dilaksanakan

Jenazah Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, berhasil dievakuasi pada Kamis, 15 Januari 2026, melalui jalur pendakian Gunung Malang di Purbalingga.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Kesuksesan evakuasi ini adalah hasil kerja sama antara tim relawan dan petugas resmi yang terlibat dalam operasi tersebut.

Tim Evakuasi dan Proses Penjemputan

Tim relawan gabungan, yang mencakup elemen masyarakat dan petugas resmi, tiba di lokasi evakuasi sekitar pukul 14.25 WIB. Mereka melakukan pemeriksaan dan evakuasi jenazah Syafiq dari lokasi yang sulit dijangkau di Gunung Slamet.

Setelah proses evakuasi berlangsung, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Purbalingga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui penyebab kematian dan memberikan kejelasan bagi keluarga yang terus menunggu.

Operasi ini mencerminkan komitmen tim penyelamat dalam memberikan bantuan dalam situasi darurat. Kerja sama yang baik antara relawan dan petugas resmi juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan evakuasi.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Reaksi Masyarakat dan Keluarga

Kedatangan jenazah Syafiq Ali di titik penjemputan Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, disambut oleh sejumlah warga setempat. Banyak dari mereka menunjukkan ekspresi duka, terutama para ibu yang tampak mencucurkan air mata.

Dhani Rusman, ayah dari Syafiq Ali, terlihat tegar menunggu kedatangan jenazah putranya. Meskipun memikul beban kehilangan, ia menerima kenyataan ini dengan lapang dada, menggambarkan ketahanan seorang ayah dalam menghadapi kesedihan.

Kehadiran masyarakat di lokasi evakuasi menandakan kepedulian yang mendalam terhadap nasib Syafiq dan keluarganya, serta bentuk dukungan kolektif di tengah tragedi.

Pernyataan Tim Penyelamat

Handika, perwakilan dari USS Basarnas Pemalang, berkomentar, "Kami bersyukur, evakuasi berjalan lancar. Ini langsung dibawa ke rumah sakit Purbalingga." Pernyataan ini mencerminkan rasa syukur tim terhadap keberhasilan yang telah dicapai.

Keberhasilan proses evakuasi ini memberikan harapan kepada keluarga untuk mendapatkan kejelasan mengenai kondisi Syafiq. Hal ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama tim saat menghadapi situasi darurat di alam.

Operasi penyelamatan seperti ini sangat berisiko dan memerlukan upaya kolektif dari berbagai pihak demi menjaga keselamatan pendaki.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU