Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Stella Christie, mengungkapkan rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris dalam waktu dekat. Fokus utama kunjungan ini adalah menjajaki kerja sama dengan universitas terkemuka di sana.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdiskusi dengan Russell Group Universities, kelompok yang terdiri dari 24 universitas elite untuk membahas peluang pendidikan tinggi di Indonesia.
Menggali Potensi dari Universitas Terbaik
Stella Christie menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan untuk mendiskusikan pembentukan kerja sama yang lebih erat dengan universitas papan atas. "Jadi Bapak Presiden hanya ingin mendiskusikan dengan yang papan atas. Jadi tidak membawa universitas sembarangan dari luar," ujarnya.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hanya mencari mitra pendidikan yang dapat menghadirkan standar akademik tinggi bagi Indonesia.
Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata
Kerangka Regulasi Pendidikan Tinggi di Indonesia
Menurut UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pemerintah memiliki kewenangan untuk memberikan izin kepada perguruan tinggi asing untuk beroperasi di dalam negeri. Kunjungan ini sekaligus bertujuan untuk menegaskan bahwa Indonesia terbuka bagi institusi pendidikan berkualitas.
Kampus asing pertama yang beroperasi di Indonesia adalah Monash University dari Australia, yang telah dimulai sejak Oktober 2021 di BSD, Tangerang. Hal ini menjadi contoh awal untuk kemitraan yang lebih luas.
Pentingnya Riset dan Inovasi dalam Pendidikan
Stella menekankan bahwa Presiden Prabowo sangat peduli terhadap pengembangan riset, sains, dan teknologi di Indonesia. Pada hari yang sama, Prabowo juga melakukan diskusi dengan guru besar, rektor, dan dekan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Stella mengungkapkan, "Prabowo merupakan presiden yang sangat peduli akan perkembangan iptek di Indonesia," menandakan pentingnya inovasi dalam pendidikan tinggi.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: