BMKG telah mengeluarkan peringatan terkait potensi hujan lebat yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada periode 13-19 Januari 2026.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Fenomena ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang signifikan, termasuk penguatan El Niño dan aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO).
Pengaruh Dinamika Atmosfer terhadap Cuaca
BMKG melaporkan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini disebabkan oleh pengaruh global berupa El Niño-Southern Oscillation (ENSO) yang terpantau pada fase negatif, mengindikasikan adanya La Niña yang lemah.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air di atmosfer, yang mendukung pembentukan hujan di sejumlah wilayah di Indonesia.
Selain itu, suhu muka laut yang hangat juga berkontribusi terhadap peningkatan pasokan uap air, sehingga mendukung pembentukan awan hujan.
Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) diprediksi akan aktif melintasi beberapa wilayah, termasuk Kalimantan Utara dan Papua, menambah potensi hujan.
Potensi Hujan di Berbagai Wilayah
Periode dari 13 hingga 15 Januari 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh hujan ringan hingga lebat, dengan beberapa daerah mengalami peningkatan intensitas hujan.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Daerah yang perlu diwaspadai mencakup Aceh, Sumatera Utara, serta Kalimantan Tenggara, di mana hujan lebat disertai kilat dan angin kencang dapat terjadi.
BMKG telah menetapkan kategori siaga di beberapa wilayah, seperti Jawa Barat dan D.I Yogyakarta, seiring dengan intensitas hujan yang meningkat.
Selain itu, daerah konvergensi diprediksi memanjang di sejumlah provinsi, yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Ramalan Cuaca untuk Akhir Pekan
Pada periode 16 hingga 19 Januari 2026, hujan ringan hingga lebat juga diprediksi akan kembali melanda, dengan peningkatan yang terjadi di wilayah Jambi dan Sumatera Selatan.
Melihat tren saat ini, beberapa daerah seperti Sumatera Barat dan Jawa Timur berada dalam kategori siaga untuk hujan lebat yang dapat disertai dengan kilat.
Peringatan dini juga dikeluarkan terkait potensi angin kencang di berbagai wilayah, termasuk D.I Yogyakarta dan Bali.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah cukup cepat, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: