Selasa, 13 JANUARI 2026 • 10:55 WIB

Prabowo Ingatkan Petinggi BUMN: Tunjukkan Integritas atau Mundur

Author

Prabowo Ingatkan Petinggi BUMN: Tunjukkan Integritas atau Mundur

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberi peringatan keras kepada para pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berkomitmen pada kepentingan masyarakat. Dalam peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina di Balikpapan, ia menekankan pentingnya integritas dalam kepemimpinan BUMN.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Prabowo mencermati bahwa sejumlah BUMN mengalami kerugian tetapi masih meminta bagi hasil, menegaskan perlunya pemimpin yang siap mengabdi dengan baik. Ia mengutarakan bahwa jika tidak mampu, sebaiknya mundur dan memberi peluang kepada yang lebih mampu.

Teguran Terhadap Tata Kelola BUMN

Dalam pernyataan tersebut, Prabowo menyoroti situasi merugikan di mana beberapa BUMN mengalami kerugian namun tetap meminta bagi hasil. Ia mengkritik, "(BUMN) sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan."

Presiden juga menegaskan bahwa masalah integritas yang lemah dalam pengelolaan BUMN adalah disebabkan oleh kurangnya kepemimpinan yang berkualitas. Ia percaya bahwa pemimpin yang tidak kompeten berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan.

Prabowo mencatat bahwa saat ini terdapat direksi BUMN yang tidak kompeten, yang semakin melenggangkan keadaan BUMN. "Terlalu banyak pengalaman kita. Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik," ujarnya.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Komitmen untuk Pembenahan BUMN

Presiden Prabowo berkomitmen untuk melakukan pembenahan di organisasi BUMN. Ia mengarahkan Kepala Danantara dan para menteri untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi di dalam struktur BUMN.

Saat ini, banyak BUMN yang sedang merugi, dan hal itu menjadi fokus utama bagi pemerintah. Ia menekankan pentingnya memilih sosok yang tepat untuk mengelola aset negara.

Prabowo menegaskan perlunya tanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya negara, dengan menyatakan, "Untuk mengisi kemerdekaan, kita harus mengelola sumber daya dan sumber-sumber kekayaan kita."

Harapan untuk Masa Depan Energi Nasional

Prabowo juga memiliki harapan besar, di mana ia berharap dalam lima hingga tujuh tahun ke depan, Indonesia tidak lagi bergantung pada impor energi. Ini merupakan bagian dari visi untuk membangun infrastruktur energi yang terintegrasi.

Dengan adanya pembenahan ini, BUMN diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan ekonomi nasional. Presiden menekankan bahwa keberhasilan ini memerlukan kepemimpinan yang tidak hanya kompeten tetapi juga berorientasi pada masyarakat.

Ia ingin agar pemimpin BUMN memiliki rasa nasionalisme yang kuat dalam menjalankan tugas dan fungsinya, demi masa depan energi dan kesejahteraan bangsa.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU