Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan peran partainya sebagai penyeimbang dalam struktur pemerintahan Indonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Pernyataan ini disampaikan dalam pidato penutupan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, dengan penekanan pada keputusan ideologis partai.
Partai Penyeimbang Sebagai Tanggung Jawab Ideologis
Dalam pidatonya, Megawati menyampaikan, "Kita secara sadar dan bertanggung jawab memilih posisi sebagai kekuatan penyeimbang kekuasaan negara. Ini bukan sikap netral. Ini bukan posisi abu-abu. Ini adalah keputusan ideologis." Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa PDIP memiliki pandangan yang jelas dalam tanggung jawabnya di pemerintahan.
Ia menekankan bahwa posisi penyeimbang tidak berarti anti-pemerintah. "Kita mendukung setiap kebijakan negara yang berpihak kepada rakyat, yang menjamin keadilan sosial, memperkuat kedaulatan nasional, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup," ujarnya, menunjukkan komitmen PDIP untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Kewajiban Mengoreksi Kebijakan Pemerintah
Megawati menegaskan bahwa PDIP memiliki kewajiban sejarah dan konstitusional untuk mengoreksi kebijakan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. "Dalam sistem demokrasi, pemerintahan bukan merupakan musuh personal. Namun, merupakan objek kritik kebijakan yang sah," katanya.
Pernyataan ini mencerminkan pandangannya bahwa kritik terhadap pemerintahan adalah bagian integral dari demokrasi. Hal ini menunjukkan tanggung jawab PDIP dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai demokratis.
Pesan Untuk Kader PDIP
Megawati juga mengingatkan para kader untuk tidak bertindak reaktif atau destruktif. Ia mendorong agar PDIP tetap tampil sebagai kekuatan penyeimbang yang ideologis. "Kita tidak bertujuan menciptakan instabilitas, tetapi juga tidak akan membiarkan stabilitas dibangun dengan mengorbankan demokrasi, keadilan sosial, keadilan ekologis, dan kedaulatan rakyat," tegasnya.
Dengan pernyataan ini, Megawati berharap semua kader memahami dan menjalankan peran mereka dalam memperjuangkan nilai-nilai bangsa.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: