Senin, 12 JANUARI 2026 • 16:55 WIB

Banjir Bekasi: Pemotor Melintasi Tol untuk Keselamatan Lalu Lintas

Author

Banjir Bekasi: Pemotor Melintasi Tol untuk Keselamatan Lalu Lintas

Ratusan pemotor terpaksa menggunakan jalur tol dari Gerbang Tol Tarumajaya Bekasi hingga Gerbang Tol Semper Jakarta Utara akibat banjir yang menggenangi jalan arteri di Bekasi pada Senin (12/1). Ini dilakukan sebagai langkah untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kepolisian berperan aktif dalam situasi ini dengan mengawal pemotor yang melintasi jalur tol demi memastikan keselamatan pengguna jalan. Tindakan ini sebagai respons terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat akibat banjir.

Pengalihan Arus Lalu Lintas oleh PJR

Kepala Induk PJR Cikampek Korlantas Polri, AKP Sandy Titah Nugroho, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi darurat yang dihadapi masyarakat akibat banjir. Diskresi kepolisian bertujuan untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat banyaknya kendaraan yang terjebak di jalan terendam air.

Pengawalan pemotor dilakukan dalam dua tahap untuk memastikan bahwa semua pemotor dapat melintas dengan aman. "Diskresi dilakukan mengingat antrian cukup panjang. Mayoritas masyarakat terjebak banjir saat hendak berangkat beraktifitas untuk mencari nafkah," ujarnya.

Keputusan ini mendapat dukungan dari banyak pihak, di mana pengalihan arus lalu lintas merupakan langkah penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta mencegah situasi menjadi semakin parah. Hal ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam memprioritaskan keselamatan masyarakat di tengah bencana.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Rekayasa Lalu Lintas oleh Ditlantas Polda Metro Jaya

Sebelumnya, Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengizinkan sepeda motor untuk memasuki jalur tol sebagai respon terhadap banjir di jalan arteri. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menjelaskan bahwa ada dua ruas tol yang dibuka untuk sepeda motor.

"Mengapa ini kami laksanakan, karena di arteri, di Jalan Yos Sudarso dan Pluit Raya terjadi genangan yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, sehingga kami melakukan pelayanan masyarakat berupa rekayasa lantas untuk mengarahkan kendaraan roda dua ke jalan tol," katanya.

Pembukaan akses ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan lebih lanjut dan membantu pengguna jalan mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan aman.

Dampak Banjir Terhadap Mobilitas Masyarakat

Banjir di Bekasi memiliki dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada kendaraan roda dua untuk kegiatan sehari-hari mereka. Dengan adanya rekayasa lalu lintas dari kepolisian, diharapkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik bahkan dalam situasi sulit.

Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan tindakan gerak cepat dari instansi terkait dalam menghadapi bencana. Pengalihan arus lalu lintas merupakan satu di antara langkah konkret yang diambil untuk merespons keadaan darurat ini.

Ke depannya, diharapkan bahwa langkah-langkah tanggap bencana yang lebih sistematis dapat diterapkan untuk mengurangi dampak seperti ini dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat secara berkelanjutan.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU