Senin, 12 JANUARI 2026 • 13:40 WIB

Prabowo Subianto Usung Target Ambisius: 500 Sekolah Rakyat untuk 500 Ribu Siswa

Author

Prabowo Subianto Usung Target Ambisius: 500 Sekolah Rakyat untuk 500 Ribu Siswa

Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan target ambisius dalam reformasi pendidikan di Indonesia, dengan rencana pembangunan 500 Sekolah Rakyat dalam lima tahun ke depan.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Pengumuman ini disampaikan saat peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 12 Januari 2026.

Peresmian Sekolah Rakyat dan Komitmen Pendidikan

Dalam peresmian tersebut, Prabowo menekankan bahwa sasaran utama dari program ini adalah mendirikan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029.

Ia juga mengungkapkan harapannya bahwa kendala saat ini tidak akan mengurangi pencapaian target tersebut, meskipun secara angka belum terlihat progres yang signifikan.

Prabowo mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat, terutama Menteri Sosial, yang dinilai memiliki dedikasi luar biasa dalam proyek ini. "Saya sampaikan penghormatan saya yang sebesar-besarnya kepada Menteri Sosial dan jajarannya yang bekerja keras tentunya didukung oleh para Menko Pak Muhaimin, Prof Pratikno," ungkapnya.

Dukungan dari kementerian lain seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama juga diharapkan akan mempercepat realisasi program ini.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Target Siswa dan Rencana Ke Depan

Prabowo merinci bahwa tahun ini terdapat target 30 ribu siswa yang akan bersekolah di Sekolah Rakyat. "Sasaran kita berarti 500 ribu murid, cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem bisa kita ubah nasibnya," katanya.

Ia optimis dengan program ini, menyatakan bahwa jumlah sekolah yang bertambah akan berkontribusi dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di tanah air. "Saya percaya di ujungnya kita akan capai target kita 500 dan tiap sekolah nanti ujungnya sasaran kita adalah 1.000 murid," jelasnya.

Program ini juga didukung oleh lembaga-lembaga keuangan seperti Bank Negara Indonesia dan PT Pos Indonesia, yang berperan dalam pelaksanaan operasional dan keuangan.

Dampak Program terhadap Pendidikan dan Masyarakat

Pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi kalangan yang kesulitan secara ekonomi. Prabowo menjelaskan bahwa setiap sekolah ditargetkan memiliki 1.000 murid, yang berujung pada harapan untuk mendidik 500 ribu siswa.

Ia menegaskan keyakinannya bahwa pertumbuhan jumlah sekolah dan siswa akan membawa perubahan signifikan dalam mengurangi kemiskinan ekstrem. "Saya percaya itu bisa terjadi," tegasnya.

Melalui Sekolah Rakyat, Prabowo berharap agar masyarakat menjadi lebih berdaya berkat pendidikan yang lebih terjangkau, yang akan menjadi fondasi dalam membangun masa depan bangsa.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU