Pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United terjadi setelah kritiknya yang tajam terhadap manajemen klub. Keputusan ini diambil oleh Sir Jim Ratcliffe, pemilik saham minoritas klub, setelah pernyataan Amorim dalam konferensi pers pasca pertandingan melawan Leeds United.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Dalam konferensi pers tersebut, Amorim menegaskan bahwa ia berharap untuk memiliki kontrol lebih dalam pengelolaan tim, bukan hanya berfokus pada aspek taktis sebagai pelatih kepala.
Kritik Terhadap Struktur Klub
Setelah pertandingan yang berakhir imbang 1-1, Amorim secara terbuka menyatakan bahwa ia menginginkan peran yang lebih dari sekadar pelatih kepala. Ia menilai pentingnya adanya perubahan dalam struktur manajerial di klub agar dapat lebih efektif dalam pengelolaan tim.
Amorim menekankan bahwa kontrol atas pengelolaan klub sangatlah esensial, termasuk dalam menentukan kebutuhan transfer pemain. Ia merasa posisi pelatih kepala menjadi terbatas jika hanya mengurusi aspek taktik dan tidak terlibat dalam pengambilan keputusan strategis lainnya.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Pecatnya Ruben Amorim
Manchester United mengumumkan pemecatan Ruben Amorim setelah lebih dari satu tahun bekerja sama. Dalam pernyataan resmi, klub memberikan penghargaan atas kontribusi Amorim selama menjabat sebagai pelatih.
Untuk sementara, posisi pelatih kepala akan diisi oleh Darren Fletcher, yang diharapkan dapat mempersiapkan tim menghadapi pertandingan melawan Burnley di pekan ke-21 Liga Inggris.
Kinerja Selama Menangani Manchester United
Ruben Amorim dilantik sebagai pelatih Manchester United pada 11 November 2024, menggantikan Erik ten Hag. Di bawah kepemimpinannya, tim berhasil mencapai final Liga Europa pada musim 2024/2025, meskipun mengalami kekalahan dari Tottenham Hotspur.
Namun, performa liga domestik tidak begitu menggembirakan. Manchester United finis di posisi ke-15 klasemen akhir dengan mengumpulkan 42 poin dari 38 pertandingan pada musim 2024/2025, dan menempati peringkat keenam dengan 31 poin setelah 20 pertandingan di musim 2025/2026.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: