Senin, 05 JANUARI 2026 • 12:36 WIB

Efek Tak Terduga Pasca Flu: Kenapa Batuk Bisa Bertahan Lama?

Author

Efek Tak Terduga Pasca Flu: Kenapa Batuk Bisa Bertahan Lama?

Flu sering dianggap sepele, tetapi bisa memberikan dampak yang lebih serius daripada yang kita bayangkan. Salah satu efek yang mungkin muncul adalah batuk berkepanjangan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Batuk yang berlangsung lama tak hanya dianggap mengganggu, namun juga bisa menjadi pertanda iritasi serius pada saluran pernapasan. Beragam faktor dapat berkontribusi pada kondisi ini dan berkaitan erat dengan proses penyembuhan pasca-flu.

Proses Inflamasi pada Saluran Pernapasan

Saat terjadinya infeksi virus flu, tubuh merespons dengan meningkatkan aliran darah ke bagian yang terinfeksi. Proses ini menimbulkan inflamasi atau peradangan di saluran pernapasan, sehingga batuk pun muncul sebagai refleks.

Inflamasi yang terjadi dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan menyebabkan refleks batuk untuk membersihkan saluran pernapasan. Meski virus flu sudah tidak aktif, efek peradangan sering kali tersisa dalam bentuk batuk yang berkepanjangan.

Dokter John Doe, seorang spesialis penyakit paru, menyatakan, "Batuk setelah flu bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan, tergantung pada tingkat kerusakan saluran pernapasan dan respons sistem imun masing-masing individu."

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Produksi Lendir Berlebih

Ketika flu menyerang, produksi lendir di saluran pernapasan menjadi meningkat sebagai respons terhadap infeksi. Lendir ini bertujuan untuk menjebak virus, bakteri, dan partikel asing yang masuk ke paru-paru.

Walaupun proses ini penting untuk melindungi tubuh, akumulasi lendir yang berlangsung terlalu lama di tenggorokan dan bronkus dapat menyebabkan batuk berkepanjangan. Hal ini menjadi masalah ketika lendir berlebihan terus memicu batuk bahkan setelah flu sembuh.

Dokter Sarah Jane menyatakan, "Meningkatnya produksi lendir seharusnya berkurang setelah sembuh dari flu, tetapi dalam beberapa kasus, lendir berlebih masih bisa memicu batuk yang tidak kunjung reda."

Sensibilitas Saluran Pernapasan

Setelah sembuh dari flu, saluran pernapasan mungkin menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap iritasi. Proses inflamasi sebelumnya membuat saluran pernapasan lebih mudah terangsang oleh berbagai faktor, termasuk cuaca dingin atau polusi.

Keadaan ini sering kali membuat batuk terasa serupa dengan gejala alergi yang tampak tak kunjung berhenti. Banyak orang merasa bingung karena flu telah sembuh, tetapi batuk tetap ada.

Dokter Emily Brown menjelaskan, "Saluran pernapasan yang teriritasi setelah flu memang lebih rentan memicu batuk, bahkan dalam kondisi lingkungan yang normal."

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU