Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur mencatat 17 kali gempa vulkanik dalam enam jam, meningkatkan perhatian akan aktivitasnya.
Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Status gunung api ini kini ditetapkan pada level IV atau status awas oleh Pos Pengamatan Gunung Api.
Rekapitulasi Aktivitas Gempa
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki melaporkan serangkaian gempa vulkanik yang terjadi antara pukul 12.00 Wita hingga 18.00 Wita.
Kepala Pos PGA, Herman Yosef Mboro, menjelaskan bahwa gempa-gempa tersebut memiliki amplitudo antara 2.9 hingga 22.2 mm, yang menandakan peningkatan aktivitas yang signifikan.
Durasi setiap gempa tercatat antara 8 hingga 14 detik, menunjukkan dinamika yang cukup tinggi di bawah permukaan gunung.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Kondisi Visual dan Cuaca Sekitar
Secara visual, puncak Gunung Lewotobi memunculkan asap kawah bertekanan lemah berwarna putih, yang bervariasi dari tipis hingga sedang.
Asap ini mencapai ketinggian antara 50 hingga 100 meter di atas puncak kawah, menarik perhatian para pengamat dan ilmuwan.
Cuaca di sekitar gunung terlihat cerah dengan suhu antara 26 hingga 29 derajat Celcius, diiringi oleh angin yang bertiup lemah ke arah utara dan timur laut.
Imbauan kepada Warga
Herman juga mengingatkan warga sekitar untuk menjaga kewaspadaan dan menghindari aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi.
Kawasan sektoral di barat laut dan timur laut gunung juga diimbau untuk dijauhi sejauh 7 kilometer, sebagai langkah pencegahan mengingat status waspada.
Peringatan ini dikeluarkan untuk memastikan keselamatan masyarakat di Kabupaten Flores Timur, NTT, mengingat peningkatan signifikan dalam aktivitas vulkanik yang terdeteksi.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: