Timnas Gabon mengalami nasib buruk di Piala Afrika 2025 dengan hasil yang sangat memuaskan. Sebagai dampaknya, pemerintah Gabon mengambil langkah drastis dengan menangguhkan tim nasional untuk waktu yang tidak ditentukan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Setelah menelan kekalahan berturut-turut di fase grup, pemerintah mengeluarkan pernyataan resmi menegaskan pembubaran staf pelatih dan pengeluaran sejumlah pemain kunci dari tim.
Kinerja Buruk di Piala Afrika 2025
Timnas Gabon tidak mampu menunjukkan performa yang memuaskan dalam Piala Afrika 2025. Selama fase grup, Gabon kehilangan semua pertandingan, dan mencatatkan nirpoin.
Di pertandingan pertama, Gabon kalah tipis 0-1 dari Kamerun. Pada laga kedua, mereka kembali didapatkan kekalahan, kali ini dengan skor 2-3 dari Mozambik, diikuti oleh kekalahan dari Pantai Gading.
Kekalahan bertubi-tubi ini memperburuk posisi Gabon yang berada di dasar Grup F, jauh dari harapan untuk bersaing di panggung internasional.
Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sanksi dari Pemerintah
Menghadapi hasil negatif tersebut, pemerintah Gabon langsung bereaksi. Mereka mengeluarkan pernyataan tegas yang menyatakan keputusan untuk menangguhkan tim nasional dan membubarkan staf pelatih.
"Mengingat penampilan memalukan Panthers di Piala Afrika 2025, Pemerintah telah memutuskan: untuk membubarkan staf teknis, untuk menangguhkan tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut, untuk mengeluarkan pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre Emerick Aubameyang dari tim," demikian bunyi pernyataan pemerintah.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai etika Republik Gabon.
Absennya Gabon di Piala Dunia 2026
Kegagalan di Piala Afrika bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Gabon. Mereka juga dipastikan absen pada Piala Dunia 2026 setelah gagal melaju ke putaran final.
Timnas Gabon hanya berhasil menjadi runner up di fase grup kualifikasi dan kalah dari Nigeria dalam pertandingan playoff. Kepergian pemain-pemain kunci seperti Aubameyang membuat masa depan sepak bola Gabon semakin suram.
Menghadapi masa depan, timnas Gabon harus mengatasi tantangan besar untuk membangkitkan kembali semangat dan performa mereka di kancah internasional.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: