Jumat, 02 JANUARI 2026 • 10:44 WIB

Serangan Drone Rusia Ke Ukraina Masih Berlangsung, Namun Intensitas Menurun

Author

Serangan Drone Rusia Ke Ukraina Masih Berlangsung, Namun Intensitas Menurun

Analisis terbaru menunjukkan bahwa serangan drone Rusia ke Ukraina terus terjadi meskipun ada penurunan dalam intensitasnya.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN

Pada bulan Desember 2025, Rusia meluncurkan 5.134 drone, yang menandakan penurunan sebesar 6% dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan Intensitas Serangan

Data yang dirilis oleh Angkatan Udara Ukraina menunjukkan bahwa meskipun intensitas serangan drone menurun, dampak terhadap infrastruktur energi sangat fatal. Ratusan ribu warga Ukraina mengalami pemutusan aliran listrik akibat serangan tersebut.

Menurut AFP, Rusia meluncurkan sedikitnya 5.134 drone dalam serangan selama bulan Desember 2025. Walaupun ini merupakan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, volume serangan rudal juga mengalami penurunan signifikan sebesar 18%.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Efektivitas Pertahanan Udara Ukraina

Meskipun jumlah serangan sedikit menurun, efektivitas pertahanan udara Ukraina mengalami penurunan. Data menunjukkan bahwa di bulan Desember 2025, Ukraina hanya mampu menghancurkan 80% dari total ancaman udara yang diterima.

Tingkat keberhasilan ini menurun dari 82% yang dicapai pada bulan November, menyebabkan keprihatinan di kalangan pejabat militer dan pemerintah Ukraina. Hal ini semakin menambah tekanan yang dihadapi oleh Kyiv.

Situasi Diplomatik yang Rumit

Upaya diplomatik terus dilakukan, termasuk oleh Presiden AS Donald Trump, namun belum terlihat adanya konsesi besar dari Kremlin. Sejak Mei 2025, Rusia secara teratur meluncurkan serangan drone ke Ukraina setiap malam tanpa henti.

Serangan tampaknya semakin intensif setelah insiden terhadap rumah pribadi Presiden Rusia Vladimir Putin. Proyeksi eskalasi konflik semakin jelas, dan situasi di lapangan semakin menegang.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU